Suara Ponorogo – Warga Dukuh Jabag, RT 01/ RW 02, DesaTumpakpelem, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, dikagetkan fenomena tanah mencair di area persawahan warga, Kamis(04/05/23)
Dalam musibah tanah mencair yang terekam oleh video amatir warga dan tersebar di social media, terlihat sebelum peristiwa mencairnya tanah persawahan sempat terjadi getaraan di area persawahan dan mengakibatkan warga yang tengah berada di sawah berteriak histeris.
Dari data yang dirilis petugas BPBD Kabupaten Ponorogo, akibat dari musibah ini, Lahan persawahan milik Pak Gimun yang sudah ditanami padi seluas 20 meter persegi rusak, begitu juga sawah milik pak Marsid seluas 1400 meter persegi juga dilaporkan rusak.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Surono saat di hubungi melalui pesan singkat belum bisa menjelaskan secara pasti apakah tanah longsor bercampur lumpur di desa tumpakpelem adalah bencana Liquid paksi atau bukan, pihaknya masih melakukan kajian lebih dalam.
Masih dari BPBD, longsoran tanah bermaterial lumpur dari lahan persawahan akhirnya mengarah ke jembatan dan sungai dukuh setempat.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena jarak titik longsor berada di kurang lebih 500 meter dari pemukiman warga