Kontroversi Poligami dalam Lingkungan PNS: Menilik Perbedaan Aturan untuk Pria dan Wanita

Ponorogo

Minggu, 04 Juni 2023 | 20:28 WIB
Kontroversi Poligami dalam Lingkungan PNS: Menilik Perbedaan Aturan untuk Pria dan Wanita
Ilustrasi PNS - Apakah PNS Boleh Poligami? Ini Perbedaan Aturan untuk Pria dan Wanita (Shutterstock)

Suara Ponorogo - Wacana poligami bagi pegawai negeri sipil (PNS) belakangan ini tengah membara dalam sorotan publik. Namun, sebenarnya, bolehkah PNS menjalani poligami? Pertanyaan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 yang mengatur mengenai hal tersebut.

Sebagai ahli hukum di Badan Kepegawaian Negara (BKN), Yuyud Yuchi Susanta menjelaskan bahwa izin poligami hanya berlaku bagi PNS pria, sementara PNS perempuan hanya diperbolehkan menjadi istri pertama.

"PNS wanita tidak diizinkan untuk menjadi istri kedua/ketiga/keempat. PNS pria yang ingin memiliki lebih dari satu istri dan sesuai dengan keyakinan agamanya, wajib memperoleh izin dari Pejabat," ungkapnya

Yuyud Yuchi Susanta juga memaparkan bahwa Pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 mengenai Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi PNS menyatakan bahwa PNS yang akan melangsungkan perkawinan pertama wajib memberitahu secara tertulis kepada Pejabat melalui jalur hierarki dalam waktu maksimal satu tahun setelah pernikahan dilangsungkan.

Pada ayat (2), dijelaskan bahwa ketentuan tersebut juga berlaku bagi PNS yang telah menjadi duda atau janda dan akan menikah lagi.

Selanjutnya, Pasal 4 menyebutkan bahwa PNS pria yang berencana memiliki lebih dari satu istri harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari Pejabat. Dengan kata lain, poligami diperbolehkan bagi PNS pria.

Yuyud juga mengungkapkan ketentuan Pasal 3 ayat (1) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 mengenai Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil.

Pasal ini menyatakan bahwa "Pegawai Negeri Sipil yang akan bercerai wajib memperoleh izin atau surat keterangan terlebih dahulu dari Pejabat."

Ketentuan ini berlaku bagi PNS yang akan mengajukan perceraian, baik sebagai penggugat maupun tergugat.

baca juga

Dengan demikian, setiap hubungan suami-istri bagi PNS harus tercatat secara resmi. Yuyud menegaskan larangan bagi PNS pria maupun wanita untuk menjalin hubungan tanpa ikatan perkawinan yang sah.

Namun, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan izin poligami. Pertama, istri pertama harus tidak dapat menjalankan kewajibannya karena cacat fisik atau penyakit tak dapat disembuhkan yang didukung dengan surat keterangan dokter.

Selain itu, istri pertama juga harus tidak dapat melahirkan keturunan setelah menikah selama 10 tahun, yang harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

Kedua, syarat-syarat ini harus dipenuhi secara kumulatif. Diperlukan persetujuan tertulis dari istri sah PNS yang bersangkutan yang didukung dengan surat pernyataan bermaterai.

Selain itu, PNS pria tersebut harus memiliki penghasilan yang cukup, dan juga harus memberikan jaminan tertulis bahwa ia akan memperlakukan istri-istri dan anak-anaknya dengan adil.

Jadi, izin poligami bagi PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983. Dengan demikian, demikianlah penjelasan mengenai kebolehan PNS untuk menjalani poligami.
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Desa Buddha di Ponorogo Mencerminkan Keberagaman dan Sejarah yang Kaya

Desa Buddha di Ponorogo Mencerminkan Keberagaman dan Sejarah yang Kaya

Ponorogo | Minggu, 04 Juni 2023 | 17:48 WIB

Pantau Langsung Ibadah Waisak, Kapolres Ponorogo Mengapresiasi Kerukunan Antaragama di Dusun Sodong

Pantau Langsung Ibadah Waisak, Kapolres Ponorogo Mengapresiasi Kerukunan Antaragama di Dusun Sodong

Ponorogo | Minggu, 04 Juni 2023 | 17:12 WIB

Perjalanan Jauh Biksu Dari Thailand ke Borobudur: Kaki Terkoyak, Senyuman Tak Pernah Padam!

Perjalanan Jauh Biksu Dari Thailand ke Borobudur: Kaki Terkoyak, Senyuman Tak Pernah Padam!

Ponorogo | Sabtu, 03 Juni 2023 | 21:46 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×