Suara Ponorogo - Di tengah gemerlapnya dunia kuliner, terdapat sebuah rumah makan yang menjadi tempat tujuan bagi pecinta kuliner yang ingin menikmati hidangan lezat dari ikan nila bakar.
Terletak di Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel, Rumah Makan Ikan Nila Bakar "Dapur Ngebel" telah menjadi ikon kuliner yang tak tergantikan. Dengan kesegaran dan rasa yang istimewa, “Dapur Ngebel” menjadi pilihan yang tak terbantahkan bagi pecinta masakan ikan bakar.
Menggali lebih dalam tentang asal-usul dan keunikan dari Rumah Makan Ikan Nila Bakar ini, kami berkesempatan mewawancarai Dodo Ryan Adi Raharjo (27), pemilik dan pengelola “Dapur Ngebel” yang telah berdiri sejak tahun 2010.
![Bu ati menyoapkan ikan segar untuk Nila Bakar [ponorogo.suara.com/dedy.s]](https://media.suara.com/suara-partners/ponorogo/thumbs/1200x675/2023/06/11/1-ikan-2.jpeg)
Dulu hanya menerima pesanan, rumah makan ini kemudian memutuskan untuk membuka gerai offline yang menawarkan pengalaman makan langsung di tempat.
Salah satu hal yang membuat "Dapur Ngebel" begitu istimewa adalah bahan baku ikan nila yang digunakan. Dodo menjelaskan bahwa ikan nila yang mereka sajikan diambil dari petani lokal di Ngebel yang melakukan budidaya di keramba.
Berbeda dengan ikan nila dari luar Ngebel yang pernah ditawarkan padanya, ikan nila Ngebel memiliki rasa yang lebih istimewa. Hal ini disebabkan oleh kandungan belerang dalam air di sekitar Ngebel, yang memberikan sentuhan khas pada rasa ikan nila.
"Saya yang membedakan nila bakar di Ngebel dengan di luar Ngebel adalah bahan baku ikan nilanya sendiri yang memang berbeda dari nila kolam, karena nila Ngebel hidup di air yang mengandung kadar belerang," kata Dodo dengan antusias.
![pengunjung menikmati ikan bakar [ponorogo.suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/ponorogo/thumbs/1200x675/2023/06/11/1-ikan-3.jpeg)
Keistimewaan lain dari rumah makan ini adalah penggunaan ikan nila segar yang masih hidup. Dengan begitu, citarasa ikan nila tetap terjaga dengan baik.
Pengunjung yang ingin menikmati hidangan khas dari rumaah makan ini umumnya melakukan reservasi terlebih dahulu. Hal ini memungkinkan dapur Ngebel untuk mempersiapkan hidangan secara maksimal sehingga siap saji saat pengunjung tiba.
Baca Juga: Dukung Bakat Sejak Kecil, Ayah Puteri Ariani Wujudkan Cita-cita yang Tertunda
Namun, bagi pengunjung yang datang tanpa reservasi, mereka harus bersabar karena membutuhkan waktu lebih lama untuk mengolah ikan hidup menjadi hidangan ikan nila bakar yang lezat.
Terkait harga, Dodo menjelaskan bahwa mereka masih menjual hidangan dengan harga yang wajar, berkisar sekitar 25 ribu rupiah per porsi, tergantung ukuran ikan. Harga ini sejalan dengan standar harga untuk rumah makan di Ngebel.
Rumah Makan Ikan Nila Bakar di Pinggir Danau Ngebel ini benar-benar memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Dengan bahan baku ikan nila berkualitas tinggi yang diambil dari petani lokal dan proses pengolahan yang cermat, dapur Ngebel berhasil menghadirkan hidangan ikan nila bakar yang nikmat dengan rasa khas. Bagi pecinta kuliner, tak ada salahnya mengunjungi dapur Ngebel dan menikmati kelezatan ikan nila bakar yang legendaris di Desa Ngebel, Ponorogo.