Suara Ponorogo - Bisnis fashion yang sukses tidak lagi menjadi hal yang terbatas pada perkotaan. Seorang gadis bernama Emmy Elyza Putriyana (23), asal Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Ponorogo, membuktikan bahwa semangat dan ketekunan bisa mengantarkan seseorang meraih kesuksesan dalam bidang yang digelutinya.
Emmy, yang telah memulai usahanya sejak lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), berhasil mengembangkan usahanya pesat dan memiliki banyak pesanan pembuatan baju.
"Sejak kecil, saya selalu tertarik dengan dunia fashion. Itulah mengapa saya memutuskan untuk memasuki SMK dan belajar tata busana," kata Emmy dengan senyum cerianya.
Sejak memulai usahanya pada tahun 2021, Emmy telah berhasil membuka lapangan pekerjaan dengan mempekerjakan dua karyawan yang membantunya dalam memenuhi pesanan baju dari pelanggan.
"Dengan pesanan yang semakin banyak, saya merasa perlu untuk mempekerjakan dua orang karyawan," tambah Emmy.
Emmy mengungkapkan bahwa pengalaman belajarnya di SMK Tata Busana telah mempengaruhi keputusannya untuk memulai usaha di bidang fashion.
"Waktu saya belajar di SMKN 2 Ponorogo, saya mendapatkan bekal yang berharga untuk memulai usaha ini. Saya mendapatkan banyak ide dan inspirasi dalam pembuatan baju," jelasnya.
Awal mula bisnis Emmy bermula dari pesanan teman-temannya yang memesan baju kebaya. Keahliannya dalam merancang dan membuat baju membuat mereka puas dengan hasil karyanya.
"Ketika saya hampir lulus sekolah, ada teman yang memesan baju kebaya kepada saya. Alhamdulillah, mereka sangat puas dengan hasilnya. Hal ini menjadi motivasi bagi saya untuk membuka usaha di bidang fashion," ungkap Emmy dengan semangat.
Baca Juga: 7 Manusia yang Kamu Perlukan dalam Hidup, Teman Kamu Termasuk Salah Satunya?
Hingga saat ini, usaha fashion milik Emmy terus mengalami perkembangan yang pesat. Omsetnya juga meningkat seiring dengan jumlah pesanan yang masuk.
"Rata-rata, setiap bulan saya bisa menghasilkan omset sekitar 6 juta rupiah. Angka ini sangat memuaskan untuk sebuah usaha yang saya rintis sendiri," jelasnya bangga.
Tidak hanya mengandalkan ide dan inspirasi dari berbagai sumber, Emmy juga menggabungkan teknologi digital dengan keahliannya dalam mendesain fashion. Hal ini memudahkan baginya untuk menghasilkan karya yang dapat diterima oleh banyak orang.
Emmy juga menjelaskan bahwa ia memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk promosi, membangun personal branding, dan mencari inspirasi.
"Saya memanfaatkan teknologi digital dalam setiap karya yang saya ciptakan. Teknologi ini memudahkan saya dalam bekerja. Selain itu, media sosial juga saya gunakan sebagai sarana promosi," tambahnya.
Keberhasilan yang diraih Emmy menjadi inspirasi bagi semua generasi milenial untuk tidak ragu memulai usaha rintisan. Ia membuktikan bahwa pengalaman belajar di sekolah atau kuliah dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai bekal untuk masa depan.