Diduga Akibat Puntung Rokok, Lahan di Gunung Prahu Ponorogo Terbakar

Ponorogo

Senin, 03 Juli 2023 | 21:42 WIB
Diduga Akibat Puntung Rokok, Lahan di Gunung Prahu Ponorogo Terbakar
Lahan terbakar di Gunung Prahu ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo - Kebakaran lahan terjadi di Guhung Prahu, sebuah desa di Kecamatan Balong, Ponorogo, pada Senin (3/7/21), sekitar pukul 18.30 WIB. 

Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh puntung rokok yang tidak sengaja terbuang sembarangan. Menurut Kepala Desa setempat, Rudi Sugiharto, ini merupakan kejadian pertama kali dalam tiga tahun terakhir di wilayah Gunung Tatung.

Rudy mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut diduga bermula dari seorang perokok yang sembarangan membuang puntung rokok.

"Kami menduga bahwa kebakaran ini disebabkan oleh puntung rokok yang tidak dipadamkan dengan benar. Sebelumnya, selama tiga tahun terakhir, wilayah Gunung Tatung tidak pernah mengalami musibah kebakaran seperti ini," ungkap Rudi
 

Rudi Sugiharto, Kepala Desa Tatung, [ponorogo.suara.com/dedy.s]
Rudi Sugiharto, Kepala Desa Tatung, (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Setelah kebakaran terjadi, upaya pemadaman dilakukan oleh warga setempat dengan dibantu oleh aparat keamanan dan petugas pemadam kebakaran. Namun, suhu api yang sangat panas membuat upaya pemadaman secara manual menjadi sulit. Warga berupaya semaksimal mungkin untuk memadamkan api yang terus membesar.

Luas total area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 50 hektar, tetapi yang terbakar saat ini baru sekitar 3 hektar lahan. Namun, karena kondisi cuaca yang terik dan banyaknya pohon dan daun kering, ada kemungkinan luas kebakaran ini terus meluas. 

Mengingat adanya pemukiman penduduk di sekitar kawasan yang terbakar, upaya pemadaman dilakukan dengan segera agar tidak berdampak negatif pada pemukiman tersebut.

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih terus berupaya memadamkan api yang menjalar. Kebakaran lahan merupakan masalah serius yang berdampak negatif bagi lingkungan, ekosistem, dan kesehatan manusia. 

Oleh karena itu, peran serta semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga individu, sangatlah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran lahan di Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penemuan Jenazah Terbungkus Karpet di Ngawi, Kasat Reskrim Nikolas: Karpet Identik dengan Yang Hilang

Penemuan Jenazah Terbungkus Karpet di Ngawi, Kasat Reskrim Nikolas: Karpet Identik dengan Yang Hilang

Ponorogo | Senin, 03 Juli 2023 | 19:53 WIB

Serunya! Kapal Wisata di Danau Ngebel Resmi Diluncurkan, Liburan Makin Asik

Serunya! Kapal Wisata di Danau Ngebel Resmi Diluncurkan, Liburan Makin Asik

Ponorogo | Senin, 03 Juli 2023 | 19:05 WIB

Duduk Perkara Warga di Ponorogo Bangun Tembok sampai 13 KK Sulit Akses Jalan

Duduk Perkara Warga di Ponorogo Bangun Tembok sampai 13 KK Sulit Akses Jalan

News | Senin, 03 Juli 2023 | 13:05 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×