Kasus Rumah Kontrakan Berdarah di Ponorogo, Delapan Saksi Diperiksa

Ponorogo | Suara.com

Selasa, 04 Juli 2023 | 16:56 WIB
Kasus Rumah Kontrakan Berdarah di Ponorogo, Delapan Saksi Diperiksa
Rumah diduga TKP Pmebunuhan ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo - Penyelidikan kasus misterius yang menggemparkan warga Ponorogo terus berlanjut.

Satreskrim Polres Ponorogo mengambil langkah serius dengan memanggil delapan saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus rumah kontrakan berdarah yang terjadi di Dusun Jatisari, Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Mapolres Ponorogo, saksi-saksi yang dipanggil meliputi pasangan suami istri pemilik kontrakan, anak pemilik kontrakan, tetangga, ketua RT, dan pemilik warung yang berlokasi tidak jauh dari rumah kontrakan yang menjadi lokasi kejadian.

"Kita sudah memeriksa delapan orang saksi, mulai dari pemilik kontrakan hingga pemilik warung tempat pengontrak pernah membeli makanan," ungkap Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudi Kurnia, pada Selasa (4/7/2023).

Meski pemeriksaan terhadap saksi-saksi telah dilakukan, polisi masih terus mengumpulkan keterangan lebih lanjut sambil menunggu hasil pencocokan dari Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur.

Pencocokan tersebut berkaitan dengan sampel DNA yang ditemukan pada tubuh mayat yang sebelumnya ditemukan di Ngawi, serta bercak darah yang terdapat pada daun pintu kamar rumah kontrakan.

"Kita telah mengirimkan dua sampel ke Laboratorium Forensik Polda Jatim dan saat ini masih dalam proses," tambahnya.

Terlepas dari perkembangan tersebut, ada beberapa petunjuk yang mengarah pada identitas korban pembunuhan di rumah kontrakan di Kecamatan Jenangan.

Petunjuk tersebut mengaitkan mayat yang terbungkus dalam karpet yang ditemukan di bawah jalan tol di Ngawi dengan rumah kontrakan tersebut.

Pasalnya, karpet pembungkus mayat tersebut teridentifikasi identik dengan karpet yang sebelumnya hilang dari rumah kontrakan di Kecamatan Jenangan.

"Menurut pemilik kontrakan, karpet yang hilang tersebut identik dengan karpet pembungkus mayat di Ngawi," ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Nganjuk.

Namun, Satreskrim Polres Ponorogo tidak ingin terburu-buru menyimpulkan bahwa karpet menjadi satu-satunya petunjuk dalam mengungkap kasus ini.

Kasat Reskrim Nikolas Bagas Yudi Kurnia berharap adanya bukti ilmiah yang kuat, seperti pencocokan sampel bercak darah pada pintu kontrakan dengan sampel DNA pada tubuh mayat yang ditemukan di Ngawi.

"Kami masih menunggu hasil pencocokan dari Laboratorium Forensik Polda Jatim. Kami akan segera mengumumkan perkembangan selanjutnya," ungkapnya.

Niko, sapaan akrab Nikolas Bagas Yudi Kurnia, juga mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya dalam beberapa hari terakhir untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ODGJ yang Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Pringsewu Ternyata Dibunuh, Ini Pelakunya

ODGJ yang Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Pringsewu Ternyata Dibunuh, Ini Pelakunya

Lampung | Selasa, 04 Juli 2023 | 14:18 WIB

Permasalahan Serius: Ratusan Sekolah Dasar Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa Baru! Pengamat Ungkap Solusi Penguatan SDM Pendidik

Permasalahan Serius: Ratusan Sekolah Dasar Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa Baru! Pengamat Ungkap Solusi Penguatan SDM Pendidik

| Selasa, 04 Juli 2023 | 13:56 WIB

Mengejutkan! Ratusan SD di Ponorogo Gagal Penuhi Pagu Siswa Baru, Apa yang Terjadi?

Mengejutkan! Ratusan SD di Ponorogo Gagal Penuhi Pagu Siswa Baru, Apa yang Terjadi?

| Selasa, 04 Juli 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Transformasi Digital Makin Kuat, BRI Jadi yang Pertama Bersertifikat ISO/IEC 25000

Transformasi Digital Makin Kuat, BRI Jadi yang Pertama Bersertifikat ISO/IEC 25000

Bogor | Minggu, 12 April 2026 | 21:06 WIB

BRI Tingkatkan Kepercayaan Nasabah Lewat Sertifikasi ISO/IEC 25000

BRI Tingkatkan Kepercayaan Nasabah Lewat Sertifikasi ISO/IEC 25000

Sumut | Minggu, 12 April 2026 | 21:04 WIB

Dorong Layanan Digital Andal, BRI Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 25000

Dorong Layanan Digital Andal, BRI Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 25000

Sumsel | Minggu, 12 April 2026 | 21:02 WIB

BRI Pionir Standar Kualitas Software, Resmi Bersertifikat ISO/IEC 25000

BRI Pionir Standar Kualitas Software, Resmi Bersertifikat ISO/IEC 25000

Lampung | Minggu, 12 April 2026 | 21:01 WIB

Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

News | Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Perkuat Transformasi Digital, BRI Kantongi Sertifikasi ISO/IEC 25000

Perkuat Transformasi Digital, BRI Kantongi Sertifikasi ISO/IEC 25000

Jabar | Minggu, 12 April 2026 | 20:59 WIB

BRI Cetak Sejarah, Jadi Bank Pertama Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000 di Indonesia

BRI Cetak Sejarah, Jadi Bank Pertama Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000 di Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 12 April 2026 | 20:57 WIB

BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi ISO/IEC 25000

BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi ISO/IEC 25000

Riau | Minggu, 12 April 2026 | 20:56 WIB

Berkat MBG, Pembudidaya Ikan Semangat Bekerja: Karena Pasti Laku!

Berkat MBG, Pembudidaya Ikan Semangat Bekerja: Karena Pasti Laku!

Surakarta | Minggu, 12 April 2026 | 20:49 WIB