Suara Ponorogo - Dalam persiapan menyambut perayaan Grebeg Suro 2023, dua kuda balap peserta pacuan kuda yang akan bertanding di Ponorogo mengalami nasib tragis.
Salah satu kuda tersebut tewas tertabrak mobil saat kabur dari kandang, sedangkan untuk kuda lainnya mengalami luka berat, berupa patah kaki.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Immamudin Mursyd, kecelakaan terjadi pada pukul 02.30 dini hari di jalan Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di daerah Winong.
"Iya, tadi malam terjadi kecelakaan antara kendaraan roda empat dengan kuda. Informasinya ada hubungannya dengan pacuan kuda yang akan berlangsung dalam rangka Grebeg Suro," ungkap Iptu Immamudin Mursyd, Jumat (14/7/23)
Menurut Iptu Immamudin Mursyd, dua ekor kuda tersebut ditempatkan di kandang beton Siman. Pada malam kejadian, ada tiga orang yang membawa kuda-kuda tersebut, termasuk pelatih, joki, dan perawat.
Sebelum kejadian tragis terjadi, dua ekor kuda jantan yang sedang diistirahatkan terlihat agak berisik. Salah satunya berhasil lolos dari kandang dan berlari ke arah kandang kuda jantan lainnya.
"Di situ mau berkelahi. Oleh karena itu, pemilik kuda tidak berani mendekat," lanjut Iptu Immamudin Mursyd.
Kemudian, kedua kuda itu berlari ke arah selatan jalur Ponorogo-Trenggalek dan menuju ke timur. Sayangnya, salah satu kuda tertabrak oleh sebuah mobil jenis Inova dan tewas di tempat.
Sedangkan kuda yang lainnya juga tertabrak oleh mobil jenis Panther dan mengalami patah kaki depan. Pengemudi dan penumpang kendaraan juga mengalami luka akibat kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Begini Nasib Tristan Alif Sekarang, Dulu Dijuluki Messi Indonesia hingga Bikin Pep Guardiola Terpana
"Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan pada bagian depan mobil Inova dan mobil Panther. Pemilik kuda diketahui berasal dari Kediri," jelas Iptu Immamudin Mursyd.
Untuk menyelesaikan masalah ini, pihak kepolisian berencana mengumpulkan kedua belah pihak dalam sebuah mediasi pada hari berikutnya.
Kerugian akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai 130 jutaan untuk kedua kuda Balap tersebut
Dengan kejadian ini, pihak terkait berharap agar peserta pacuan kuda lebih memperhatikan keselamatan hewan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk menghindari kecelakaan serupa di masa depan.