Menstruasi dan Faktanya

Poptren

Sabtu, 16 Juli 2022 | 11:15 WIB
Menstruasi dan Faktanya
suara.com

Poptren.suara.com - Kebanyakan perempuan mungkin berpikir tentang haid atau menstruasi merupakan periode saat dinding rahim terlepas karena tidak terjadi pembuahan. Menstruasi kerap mempengaruhi fisik juga suasana hati perempuan. Sehingga tidak jarang membingungkan bagi si perempuan maupun orang-orang di sekitarnya.

Mengutip dari Helping Woman Period, terdapat fakta-fakta menarik tentang menstruasi yang mungkin belum diketahui, diantaranya :

1. Menstruasi bisa bertambah buruk saat cuaca dingin

Cuaca dingin dapat memengaruhi siklus menstruasi terasa lebih berat dan lebih lama dari biasanya. Selama masa musim dingin, aliran dara perempuan, durasi periode, bahkan tingkat nyeri bisa lebih lama daripada saat musim panas. Pola ini juga meluas ke perempuan yang tinggal di iklim lebih dingin daripada suhu yang lebih hangat. 

Musim juga dapat memengaruhi suasana hati ketika sedang menstruasi. Hari yang lebih gelap dan lebih pendek dapat berdampak buruk pada suasana hati ketika dikombinasikan dengan hormon produktif perempuan. Ini diduga karena kurangnya sinar matahari karena membantu tubuh memproduksi vitamin D dan dopamin, keduanya bisa meningkatkan perasaan bahagia juga konsentrasi.

Perhatikan pola ini bestie, jangan sampai kamu lengah ya !

2. Masih bisa hamil walaupun sedang menstruasi

Untuk kamu yang sudah menikah, meskipun kemungkinan besar tidak akan hamil saat sedang menstruasi, bukan tidak mungkin sama sekali. Karena sperma dapat bertahan di dalam tubuh hingga lima atau enam hari. Apabila perempuan memiliki siklus menstruasi yang relatif pendek, berhubungan seks menjelang akhir periode dan awal masa berovulasi berpotensi sebabkan kehamilan.

3. Usia rata-rata mulai menstruasi telah berubah selama bertahun-tahun

baca juga

Pada 1800-an, anak perempuan tidak akan mendapatkan menstruasi sampai berusia remaja, rata-rata sekitar 17 tahun. Saat ini, usia rata-rata untuk mulai menstruasi jadi lebih muda, sekitar 12 tahun.

Para ilmuwan berpikir ada beberapa alasan utama mengenai hal itu, terutama perbaikan nutrisi. Perempuan saat ini lebih banyak memiliki lemak dibandingkan orang ratusan tahun lalu. Sel-sel lemak itu membuat estrogen semakin banyak. Sehingga dapat memicu dimulainya siklus menstruasi lebih cepat.

4. Perempuan habiskan 10 tahun masa hidup untuk menstruasi

Dari saat siklus pertamanya hingga menopause, rata-rata perempuan di Amerika akan mengalami sekitar 450 periode dalam hidupnya.

Jika dijumlahkan, setara dengan sekitar 10 tahun, atau sekitar 3.500 hari, dari rata-rata kehidupan perempuan yang akan dihabiskan untuk menstruasi. Tentu saja, setiap orang berbeda, dipengaruhi dari panjang siklus menstruasi, hingga melahirkan anak, menyusui, dan budaya dapat memengaruhi jumlah menstruasi setiap perempuan.

5. Lebih mudah memakai 'pembalut'ramah lingkungan

Pembalut sekali pakai termasuk salah satu jenis sampah terbanyak dan sulit terurai. Oleh sebab itu, kini bermunculan berbagai produk 'pembalut' yang diklaim ramah lingkungan.

Tampon dan pembalut sekali pakai, sebagian besar terbuat dari plastik, bukan lagi satu-satunya pilihan. Saat ini, ada berbagai macam produk menstruasi berkelanjutan untuk dipilih yang dapat digunakan kembali selama bertahun-tahun. Salah satunya menstrual cup dan celana dalam menstruasi.

6. Darah menstruasi sebenarnya tidak terlalu banyak

Meskipun kelihatannya banyak, tubuh sebenarnya hanya kehilangan sekitar tiga sendok makan darah selama periode menstruasi. Rata-rata perempuan bisa kehilangan di mana saja dari satu sendok makan hingga secangkir kecil darah selama periode normal.

Apabila darah menstruasi dirasa terlalu banyak dari biasanya, segera beribat ke tenaga kesehatan. Kehilangan terlalu banyak darah dapat meningkatkan risiko anemia.

7. Menstruasi dapat memengaruhi suara dan penciuman perempuan

Menurut peneliti vokalisasi, suara perempuan dapat berubah sedikit selama siklus menstruasi karena hormon reproduksi mempengaruhi pita suara. Ini berarti perempuan bisa terdengar berbeda saat sedang menstruasi, dan bahkan “kurang menarik” menurut partisipan dalam pengujian mereka.

Hormon reproduksi yang sama pada perempuan juga mempengaruhi kemampuan alami indera penciuman. Bisa jadi, kemampuan membaui jadi berbeda saat sedang menstruasi. Ini sangat halus dan sebenarnya dapat dideteksi secara sadar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penting! Rekomendasi Dokter Soal Pembalut untuk Perempuan yang Sedang Menstruasi

Penting! Rekomendasi Dokter Soal Pembalut untuk Perempuan yang Sedang Menstruasi

Health | Senin, 20 September 2021 | 09:50 WIB

Terkini

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:36 WIB

×