poptren

Beberapa Cara Menghadapi Kritikan Pembaca

Poptren Suara.Com
Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:10 WIB
Beberapa Cara Menghadapi Kritikan Pembaca
Ilustrasi Berpikir ((Pixabay/kaboompics))

Poptren.suara.com - Seperti seniman, penulis juga pasti pernah menerima kritik atas karya yang dia buat. Seniman dan penulis yang cerdas tidak akan menyerah hanya karena sebuah kritikan. Mereka justru senang bila penikmat karyanya memberikan kritik yang membangun. Kritikan akan menjadi sebuah motivasi dan penyemangat bagi mereka yang menyikapinya dengan baik.

Bagi para penulis, berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menghadapi kritikan dari pembaca.

1. Terima dengan Lapang Dada

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menerima dengan lapang dada kritikan yang diberikan oleh pembaca. Sadarilah bahwa kamu juga manusia yang bisa melakukan kesalahan dan tidak selalu bisa memenuhi ekspektasi orang lain. Sampai kapanpun pasti akan ada satu dua orang yang mengkritik karyamu, dan kamu tidak bisa menolaknya.

2. Pembaca Memperhatikanmu

Jangan buru-buru down apabila ada orang lain yang mengritik karyamu. Justru kamu harus bersyukur karena ada yang memperhatikan karya tersebut. Banyak karya diluar sana yang tidak mendapat respons apa-apa sehingga penulis bingung apakah karyanya ini sudah tepat sasaran atau belum.

3. Jadikan Bahan Belajar

Kritik pembaca adalah salah satu bahan belajar yang bisa dimanfaatkan oleh para penulis. Dari kritik tersebut penulis jadi tahu kekurangannya dan berusaha untuk memperbaikinya. Dengan begini, penulis juga akan tahu bagaimana selera pembaca sehingga bisa menyesuaikan.

4. Bahan Interaksi dengan Pembaca

Baca Juga: Minta Pemerintah Batalkan Kenaikan Tarif Mahal TN Komodo, Walhi NTT: Perbaiki Komunikasi, Jangan Represif Bungkam Kritik

Kalau ada yang mengritik karyamu, kamu juga bisa lho mendiskusikan ini dengan pembaca sebagai bahan interaksi. Tanganggapi kritik yang membangun saja. Misalnya ada yang mengatakan bahwa tatanan kalimatmu masih berantakan, coba ajak mereka diskusi tentang membuat tatanan kalimat yang baik. Dengan berdiskusi, pembaca akan senang karena pendapatnya dianggap penting.

5. Benahi Perlahan

Meskipun ada banyak kekurangan di sana-sini, kamu tidak perlu buru-buru menuntaskan semuanya. Benahi perlahan sambil tetap menulis, prioritaskan mana saja yang sekiranya harus segera diperbaiki. Yang terpenting jangan sampai kamu berhenti menulis hanya karena kritikan.

Sumber : Yoursay.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI