Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah

Agung Pratnyawan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:42 WIB
Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah
Ilustrasi pekerja (Unsplash/Christine Hume)
baca 10 detik
  • Mayoritas orang tua pekerja memilih ruang kerja lokal saat libur sekolah.
  • Sistem kerja fleksibel terbukti ampuh memangkas biaya operasional pengasuhan anak harian.
  • Fasilitas kerja hybrid mampu tingkatkan produktivitas serta menjaga kesehatan mental karyawan.

Suara.com - Musim libur sekolah kerap membawa tantangan tersendiri bagi para orang tua pekerja dalam menyeimbangkan rutinitas karier dan keluarga.

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa mayoritas orang tua kini lebih memilih bekerja dari lokasi yang dekat dengan tempat tinggal untuk menekan stres pengasuhan anak.

Riset dari International Workplace Group (IWG) mengungkapkan sebanyak 69 persen orang tua merasa tertekan saat mengatur jadwal penitipan anak pada masa liburan.

Kehadiran akses ruang kerja lokal dinilai oleh 78 persen responden sebagai solusi efektif untuk meringankan beban pikiran tersebut.

Tingginya tekanan inflasi global membuat 74 persen orang tua sangat membutuhkan fleksibilitas kerja demi memangkas biaya operasional pengasuhan.

Bahkan, lebih dari seperempat responden memprediksi pengeluaran penitipan anak mereka akan melonjak lebih tinggi pada musim libur tahun ini.

Menurunnya Fleksibilitas Kerja Jadi Kendala Utama

Tahun ini, sekitar 55 persen orang tua menghadapi pengetatan kebijakan kerja fleksibel dari perusahaan tempat mereka bernaung.

Angka tersebut mencatatkan kenaikan signifikan dibandingkan pembatasan serupa yang hanya berada di angka 33 persen pada tahun 2025 lalu.

baca juga

Kewajiban untuk kembali bekerja dari kantor pusat membuat 26 persen responden merasa ada ketimpangan dalam pembagian tugas pengasuhan anak bersama pasangan.

Kondisi ini pada akhirnya memaksa 27 persen orang tua pekerja untuk semakin bergantung pada bantuan keluarga maupun teman terdekat.

Beban tambahan dari kebijakan kembali ke kantor ini rupanya memberikan dampak psikologis yang lebih berat kepada kelompok ibu pekerja.

Sekitar 75 persen ibu merasakan tekanan ekstra dalam mengelola urusan anak selama libur sekolah, sedikit lebih tinggi dibandingkan ayah yang berada di angka 66 persen.

Strategi Adaptasi Jam Kerja di Musim Liburan

Dinamika rutinitas keluarga selama masa liburan panjang diakui sangat memengaruhi performa profesional dari 75 persen orang tua.

Sekitar 26 persen responden bahkan secara terang-terangan mengaku kesulitan menjaga konsentrasi saat harus memadukan tanggung jawab domestik dan tuntutan pekerjaan secara bersamaan.

Demi menyiasati desakan kebutuhan pengasuhan, 28 persen pekerja terpaksa mengambil jatah cuti tahunan mereka di musim libur sekolah.

Lebih mengejutkan lagi, satu dari lima orang tua atau sekitar 18 persen rela menghabiskan seluruh sisa cuti tahunannya khusus untuk periode ini.

Sebanyak 22 persen orang tua pekerja memilih untuk mengurangi intensitas rapat daring atau menunda pekerjaan hingga larut malam.

Di sisi lain, terdapat 21 persen responden yang memutuskan untuk memulai hari kerja lebih awal agar seluruh tugas dapat terselesaikan dengan baik.

Fasilitas ruang kerja fleksibel yang berlokasi tak jauh dari rumah kini menjadi solusi dambaan bagi 83 persen pekerja.

Sekitar 27 persen orang tua bahkan meyakini bahwa kehadiran fasilitas tersebut mampu memberikan lebih banyak waktu berkualitas bersama anak-anak di rumah.

Sistem Hybrid Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas

Penerapan sistem kerja hybrid terbukti sukses membantu para orang tua untuk mengelola kebutuhan pengasuhan anak dengan jauh lebih terjangkau.

Sebanyak 69 persen responden mengaku bisa menghemat anggaran transportasi harian, yang kemudian dialokasikan langsung untuk mendanai berbagai kebutuhan anak.

Keuntungan sistem kerja terdistribusi ini sejalan dengan temuan riset gabungan antara IWG dan firma Arup mengenai masa depan dunia kerja.

Perusahaan yang memfasilitasi karyawannya untuk menggunakan ruang kerja lokal berpeluang menggenjot tingkat produktivitas hingga 12 persen dalam lima tahun ke depan.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa kebijakan kerja fleksibel sukses menekan tingkat pengunduran diri sukarela karyawan hingga 20 persen di wilayah Amerika Serikat.

Penurunan angka pergantian staf ini berpotensi besar menciptakan nilai penghematan korporasi hingga 22 miliar dolar AS pada tahun 2030 mendatang.

Kebebasan dalam menentukan lokasi bekerja nyatanya memegang peranan sangat krusial bagi keseimbangan hidup para orang tua di masa liburan.

Chief Commercial Officer IWG, Fatima Koning, turut memberikan pandangannya mengenai dampak positif kebebasan memilih ruang kerja ini.

"Fleksibilitas tempat kerja tidak hanya mendukung kesejahteraan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan mental secara keseluruhan dan kepuasan kerja karyawan," ungkap Fatima.

Ia juga menambahkan bahwa akomodasi kebutuhan orang tua pekerja lewat ruang kerja lokal akan menumbuhkan lingkungan perusahaan yang lebih suportif.

"Hal ini pada akhirnya mendorong produktivitas dan retensi talenta perusahaan," pungkas Fatima Koning.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z

Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 13:55 WIB

Riset Terbaru: Kecerdasan Buatan Jadi Inovasi Perkantoran Terpenting di Dunia

Riset Terbaru: Kecerdasan Buatan Jadi Inovasi Perkantoran Terpenting di Dunia

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:27 WIB

AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja

AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja

Tekno | Senin, 15 Juni 2026 | 15:29 WIB

Terkini

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 17:03 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

×