Poptren.suara.com - Beredar sebuah video yang menayangkan aksi kekerasan sesama pelajar sekolah di media sosial. Insiden pengeroyokan siswa itu terekam kamera pengawas atau CCTV di sekolah tersebut.
Dalam rekaman CCTV itu, terlihat ada dua pelajar yang memukuli menendangi korban hingga tersungkur di lantai. Saat kejadian, tampak siswa lainnya hanya membiarkan ketika korban dikeroyok oleh dua pelajar lain. Bahkan, terlihat seorang petugas keamanan atau satpam yang ikut menonton peristiwa pengeroyokan itu.
Peristiwa pengeroyokan itu viral setelah rekaman videonya diunggah oleh akun Instagram, @terang_media. Disebutkan jika kekerasan sesama pelajar itu terjadi di depan ruangan usaha kesehatan sekolah atau UKS.
"Beredar video rekaman kamera CCTV yang viral di media sosial perkelahian siswa di depan UKS di sebuah sekolah," demikian keterangan video dikutip, Rabu (10/8/2022).
Berdasar keterangan dalam unggahan video, peristiwa itu diduga terjadi di salah satu sekolah di kawasan Kalimantan Selatan.
"Sampai saat ini belum ada informasi dimana lokasi kejadian tersebut, tapi terdengar suara di video tersebut seperti bahasa Banjar, Kalimantan Selatan," demikian keterangan video itu.
Beredarnya video pelajar yang dikeroyok di lingkungan sekolah menjadi perhatian netizen. Banyak pula netizen yang murka melihat video aksi pelajar yang menggebuki teman sekolahnya. Saking murkanya, banyak warganet yang mendesak agar pelaku yang mengeroyok siswa lain diganjar hukuman oleh pihak sekolah.
Selain itu, warganet lainnya turut menyoroti tindakan satpam dalam video karena hanya membiarkan aksi pengeroyokan terhadap siswa di sekolah tersebut.
"Dunia pendidikan sekarang benar-benar miris. Kalau gak dilecehkan pendidik, dibully kawan-kawannya. itu terus kasus-kasusnya," tulis akun @you****.
Baca Juga: Mendag Menepis Isu Tentang Kenaikan Harga Mie Instan Tiga Kali Lipat
"Netizen kawal sampai ini anak di DO dari sekolahnya," kata akun @sy.****.
"Tuh satpam baju item diam aja," kata akun @dho****.
"Kawal sampe di DO tuh yang ngeroyok," timpal akun @unu****.
"Beraninya keroyokan,semoga tidak berakhir dengan kata maaf," tulis akun @sya***
Sumber : dexcon.suara.com