Habib Jindan Mau Adu Tembak dengan Pesulap Merah, Netizen Pertanyakan Hal Ini

Poptren

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 04:01 WIB
Habib Jindan Mau Adu Tembak dengan Pesulap Merah, Netizen Pertanyakan Hal Ini
Dukun laporkan Pesulap Merah karena tak percaya soal anti tembak (TikTok/@salimjindanalhabsyi)

Poptren.suara.com – Bongkar perdukunan yang dilakukan Pesulap Merah menjadi sorotan publik. Salah satu dukun yang dibongkar ialah Gus Samsudin.

Karena tindakan Pesulap Merah ini banyak ancaman yang datang kepadanya termasuk dilaporkannya Pesulap Merah ke polisi.

Lagi hangat-hangatnya Pesulap Merah bongkar trik perdukunan ia kini harus berhadapa denga berbagai pihak salah satunya Habib Jindan.

Dalam video yang viral di TikTok yang diunggah akun @salimjindanalhabsyi, tampak beberapa pria yang salah satunya membawa secarik kertas telah menunjukkan surat laporan untuk Pesulap Merah.

M Salim Jindan Al Habsyi yang ada dalam video tersebut bahkan menantang adu tembak Pesulap Merah yang pernah mengatakan jika anti tembak itu tidak ada.

"Untuk Marcel mungkin ya beliau nantang adanya anti tembak mungkin ya. Beliau mengatakan bohong, pakai trik nah nanti boleh pistolnya dari Anda boleh tembak saya nanti, hanya sebatas perut sama sekaki nih. Jangan ke muka ntar kena mata buta," ungkapnya.

"Dan juga buat Marcel ya jikalau beliau tertipu dengan dukun-dukun janganlah menggunakan kata dukun pada semuanya pakai dengan kata oknum, oknum dukun," imbuh Habib Jindan

Pria yang mengenakan jas merah dalam video tersebut juga menjelaskan cara adu tembak yang akan dipakai.

"Jadi Marcel ini kita tantang untuk adu tembak. Jadi Marcel kekuatannya seberapa ambil tembakan dari manapun, pistol dari siapapun, mau airgun apapun dari manapun, Marcel berdiri disebelah ganti-gantian tembak-tembakan. Mau dia duluan gak masalah, itu tantangan daripada para dukun," kata pria tersebut.

baca juga

"Dan saya pun membuktikan ayat Allah tu ada dan ayat Allah tu nyata. Jikalau beliau bicara tentang anti tembak itu hanyalah trik, yuk kita buktikan sama-sama didepan publik live atau langsung. Inget pakainya senpi kalau makek peluru karet peluru tajem 1 milyar, kiri kanan bebas betis," timpal Habib Jindan.

"Tapi kalau mati jangan nyalahin gitu ya, tanda tangan materai langsung," imbuh pria berjas merah.

Ia juga menyampaikan pesan kepada Pesulap merah untuk bersiap-siap masuk kedalam penjara setelah aksinya tersebut.

Dalam video itu juga menyebut jika Pesulap Merah terlalu sombong dan tidak menghargai orang yang lebih tua bahkan ia juga mengatakan jika saat diajak bersalaman malah ditepis oleh Pesulap Merah.

"jikalau pesulap merah mencerdaskan anak bangsa .dengan adanya oknum dukun tipu atau cabul. Hendaklah bikin kata oknum dan ingat jika anda orang beradab hargailah yang lebih tua diajak jabat tangan aja enggak mau. itu menandakan orang sombong," tulisnya pada keterangan video tersebut.

Video berupa tantangan kepada Pesulap Merah tersebut pun banyak mendapat beragam komentar dan tak sedikit yang juga langsung mengaitkan dengan akun TikTok Pesulap Merah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituduh Cuma Cari Panggung, Pesulap Merah: Risikonya Besar, Mending Saya Bikin Konten Pura-Pura

Dituduh Cuma Cari Panggung, Pesulap Merah: Risikonya Besar, Mending Saya Bikin Konten Pura-Pura

Entertainment | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:38 WIB

Gus Samsudin Menyerahkan Bukti Laporannya ke Polda Jatim

Gus Samsudin Menyerahkan Bukti Laporannya ke Polda Jatim

Malang | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:36 WIB

Ditantang dr Richard Lee, Gus Samsudin Ogah Buktikan Ilmu Kebal: Dia Panik

Ditantang dr Richard Lee, Gus Samsudin Ogah Buktikan Ilmu Kebal: Dia Panik

Entertainment | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 14:55 WIB

Terkini

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:45 WIB

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 19:25 WIB