Kenali Gejala, Jenis serta Penyebab Latah

Poptren

Sabtu, 10 September 2022 | 19:13 WIB
Kenali Gejala, Jenis serta Penyebab Latah
Ilustrasi kaget (stock)

Poptren.suara.com - Latah adalah istilah Melayu, merujuk pada kondisi perilaku yang aneh. Latah kemudian didefinisikan sebagai reaksi mengejutkan yang tak terkendali. Secara klinis, fenomena ini dianggap sebagai sindrom kultur spesifik, yang terdiri dari perilaku kompleks pasien asal Melayu atau Indonesia. Latah sering digolongkan sebagai sindrom syok neuropsikiatri. Namun sampai batas tertentu, Kondisi ini bisa digolongkan sebagai perilaku dan bagian dari budaya Melayu maupun Indonesia.

Mengutip sehatq.com, kondisi ini bukan hanya menimpa masyarakat di kedua wilayah tersebut. Beberapa wilayah di Afrika dan Arab juga memiliki penduduk yang mengalami latah. Latah sendiri merupakan perilaku meniru yang menonjol. Umumnya, kondisi ini dipicu dan dieksploitasi oleh orang lain.

Terdapat beberapa kondisi yang dianggap serupa di belahan dunia lainnya. Misalnya, sindrom Jumping Frenchmen dari Maine dan Myriachit dari Siberia.

Jumping Frenchmen of Maine merupakan kondisi yang ditandai dengan respons mengejutkan yang ekstrem. Kondisi ini tergolong sangat langka dan reaksi yang muncul biasanya normal, serta muncul tidak sengaja terhadap rangsangan yang tiba-tiba atau tidak terduga.

Sementara itu, hiperekplexia adalah kelainan neurologis herediter langka. Kondisi ini dapat muncul sejak lahir, tapi bisa juga terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa.

Hiperekplexia merupakan reaksi kaget yang berlebihan terhadap suara, gerakan, atau sentuhan yang tiba-tiba atau tidak terduga.Secara klinis, gejala latah ini ditandai oleh respons terkejut atau kaget yang berlebihan dan vokalisasi yang tidak disengaja, ekolalia, dan ekopraksia.

Jenis-jenis latah

Dengan mengukur refleks kejut, latah kemudian digolongkan menjadi tiga kelompok sindrom kejut, yaitu :

- Hiperekplexia

baca juga

- gangguan akibat terkejut

- sindrom terkejut neuropsikiatri

Tanda dan gejala latah

Gejala latah biasanya berupa respons terkejut yang dipicu oleh orang lain dan stimulus visual, akustik, atau sentuhan. Stimulus juga umum bersifat sensitif terkait individu dan budaya tertentu. Gejala latah yang paling umum meliputi :

- meniru stimulus, terutama berupa kata-kata;

- Echolalia, yaitu mengulangi kata atau frasa layaknya burung beo atau echolalia;

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Penyebab Writer's Block, Penulis Wajib Atasi dengan Tepat!

4 Penyebab Writer's Block, Penulis Wajib Atasi dengan Tepat!

Your Say | Sabtu, 10 September 2022 | 14:01 WIB

5 Penyebab Gaya Hidup Boros, Sering Tergoda Tanggal Kembar!

5 Penyebab Gaya Hidup Boros, Sering Tergoda Tanggal Kembar!

Your Say | Sabtu, 10 September 2022 | 05:55 WIB

Musim Penghujan Tiba, Waspadai 7 Penyakit Ini

Musim Penghujan Tiba, Waspadai 7 Penyakit Ini

Tantrum | Jum'at, 09 September 2022 | 15:47 WIB

Penyebab Stroke di Usia Dini, Simak Penjelasan Ilmiahnya

Penyebab Stroke di Usia Dini, Simak Penjelasan Ilmiahnya

Tantrum | Jum'at, 09 September 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Diduga Eksploitasi Anak Demi Konten Vape, YouTuber Bigmo Jalani Pemeriksaan di Polda Metro

Diduga Eksploitasi Anak Demi Konten Vape, YouTuber Bigmo Jalani Pemeriksaan di Polda Metro

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:12 WIB

Bikin Mobil Mengkilap Sendiri Kini Lebih Mudah dengan Empat Produk Terbaru dari Diton

Bikin Mobil Mengkilap Sendiri Kini Lebih Mudah dengan Empat Produk Terbaru dari Diton

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Dari Jayapura, Baleg DPR Serap Aspirasi untuk Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Dari Jayapura, Baleg DPR Serap Aspirasi untuk Penyusunan RUU Masyarakat Adat

DPR | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR

Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02 WIB

BNI Gandeng Prasetiya Mulya, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus

BNI Gandeng Prasetiya Mulya, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Ruko Fotokopi di Ponorogo Rata dengan Tanah Usai Perselingkuhan Terbongkar

Ruko Fotokopi di Ponorogo Rata dengan Tanah Usai Perselingkuhan Terbongkar

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Ulasan The First Responders Season 1: Kerja Sama Polisi dan Damkar di Tengah Situasi Darurat

Ulasan The First Responders Season 1: Kerja Sama Polisi dan Damkar di Tengah Situasi Darurat

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Begini Strategi Damkar Padamkan Api Nipah Mall, Salah Satu Gedung Tinggi di Makassar

Begini Strategi Damkar Padamkan Api Nipah Mall, Salah Satu Gedung Tinggi di Makassar

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:58 WIB

Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Transportasi ke Kepulauan Seribu Bakal Dikelola Transjakarta, Pramono Janjikan Tarif Murah

Transportasi ke Kepulauan Seribu Bakal Dikelola Transjakarta, Pramono Janjikan Tarif Murah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:54 WIB

×