TANTRUM - Saat musim penghujan tiba, genangan air dan banjir mulai memenuhi ruas-ruas jalan. Ini bukan hanya mengganggu kenyamanan dan kebersihan, tetapi juga berdampak pada kesehatan.
Salah satunya adalah dengan tercemarnya sumber air minum masyarakat seperti sumur dangkal. Hal ini bisa berakibat pada terbatasnya ketersediaan air bersih dan timbulnya penyakit seperti diare.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang juga merupakan mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama diberitakan bisnis.com, Jumat, 9 September 2022, mengungkapkan setidaknya ada tujuh penyakit yang mengintai masyarakat Indonesia kala musim penghujan tiba yang dipublikasikan melalui laman Kementerian Kesehatan RI.
1. Diare
Salah satu penyakit langganan saat musim hujan. Seperti yang sudah disebutkan di atas, diare dapat ditimbulkan akibat terbatasnya ketersediaan air bersih yang disebabkan oleh banjir atau tercemarnya sumber air masyarakat.
dr. Tjandra menyarankan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun setiap buang air besar ataupun sat akan makan, menghindari tumpukan sampah, dan yang paling penting adalah mendidihkan air terlebih dahulu sebelum diminum.
Saat musim hujan, terjadi peningkatan perindukan nyamuk aedes aegypti. Hal ini meningkatkan risiko terkenanya penyakit demam berdarah dibanding pada saat musim kemarau.
Sebab, pada musim hujan terdapat genangan-genangan serta sampah berair yang bisa menjadi sarang tempat berkembangbiaknya nyamuk.
Untuk mencegah peningkatan perindukan nyamuk aedes aegypti, masyarakat dihimbau untuk bergotong-royong melakukan program 3M.
Program 3M ini adalah program andalan dalam mencegah nyamuk aedes aegypti, yaitu dengan mengubur barang-barang bekas, menguras penampungan air secara berkala, serta menutup penampungan air yang bisa menjadi sarang nyamuk.
Penyakit lestospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang ditularkan oleh hewan, termasuk tikus.
Cara penularannya adalah ketika seseorang yang mempunyai luka terbuka, terkena atau berada dalam genangan air seperti banjir yang mengandung kotoran air kencing tikus. Hal ini kemudian membuat orang tersebut jatuh sakit.
Maka, penting untuk memakai pelindung seperti sepatu saat berkepentingan untuk melewati genangan ataupun banjir.