Awalnya, A membunuh M pada hari Kamis 1 September. Di hari yang sama, si M tak kunjung pulang, akhirnya orang tua korban melaporkan anaknya hilang.
Pada Minggu 11 September, korban barulah ditemukan sudah tak bernyawa.
Saat ditemukan, tubuh korban sudah terpotong-potong.
"Pelaku memutilasi kaki korban memakai batu kali yang pipih," kata Andi.
Setelah dibunuh dan dimutilasi, pelaku juga mengambil barang berharga milik korban.
M sebelumnya ditemukan tewas oleh warga sekitar di sungai Biangloe, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Bagian tubuhnya sudah tak utuh.
M merupakan korban pembunuhan oleh kekasihnya sendiri, A (17 tahun). Setelah dibunuh, korban dimutilasi.
Sumber : sumbar.suara.com