Hanya Karena Tak Mau Berhubungan Intim, Pria ini Bunuh dan Mutilasi Kekasihnya

Poptren

Kamis, 15 September 2022 | 01:34 WIB
Hanya Karena Tak Mau Berhubungan Intim, Pria ini Bunuh dan Mutilasi Kekasihnya
Ilustrasi pembunuhan cewek open BO

Poptren.suara.com - Pria (17) ini tega membunuh dan memutilasi pacarnya yang bernisial M (16) yang masih duduk di bangku di SMA.

Pembunuhan ini di karenakan sang perempuan menolak melakukan hubungan intim.

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara, Senin (12/9/2022) membenarkan ada kejadian itu. Menurutnya, korban M dicekik hingga meninggal, barulah si A memotong-motong tubuh pacarnya itu.

"Awalnya pelaku minta berhubungan intim, tapi korban menolak. Pelaku emosi dan mencekik," kata Andi, dikutip dari SuaraSumbar.id.

Awalnya, A membunuh M pada hari Kamis 1 September. Di hari yang sama, si M tak kunjung pulang, akhirnya orang tua korban melaporkan anaknya hilang.

Pada Minggu 11 September, korban barulah ditemukan sudah tak bernyawa.

Saat ditemukan, tubuh korban sudah terpotong-potong.

"Pelaku memutilasi kaki korban memakai batu kali yang pipih," kata Andi.

Setelah dibunuh dan dimutilasi, pelaku juga mengambil barang berharga milik korban.

baca juga

M sebelumnya ditemukan tewas oleh warga sekitar di sungai Biangloe, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Bagian tubuhnya sudah tak utuh.

M merupakan korban pembunuhan oleh kekasihnya sendiri, A (17 tahun). Setelah dibunuh, korban dimutilasi.

Pria (17) ini tega membunuh dan memutilasi pacarnya yang bernisial M (16) yang masih duduk di bangku di SMA.

Pembunuhan ini di karenakan sang perempuan menolak melakukan hubungan intim.

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara, Senin (12/9/2022) membenarkan ada kejadian itu. Menurutnya, korban M dicekik hingga meninggal, barulah si A memotong-motong tubuh pacarnya itu.

"Awalnya pelaku minta berhubungan intim, tapi korban menolak. Pelaku emosi dan mencekik," kata Andi, dikutip dari SuaraSumbar.id.

Awalnya, A membunuh M pada hari Kamis 1 September. Di hari yang sama, si M tak kunjung pulang, akhirnya orang tua korban melaporkan anaknya hilang.

Pada Minggu 11 September, korban barulah ditemukan sudah tak bernyawa.

Saat ditemukan, tubuh korban sudah terpotong-potong.

"Pelaku memutilasi kaki korban memakai batu kali yang pipih," kata Andi.

Setelah dibunuh dan dimutilasi, pelaku juga mengambil barang berharga milik korban.

M sebelumnya ditemukan tewas oleh warga sekitar di sungai Biangloe, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Bagian tubuhnya sudah tak utuh.

M merupakan korban pembunuhan oleh kekasihnya sendiri, A (17 tahun). Setelah dibunuh, korban dimutilasi.

Sumber : sumbar.suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasib Bharada E Turuti Perintah Ferdy Sambo, Sekarang Terancam Bahaya

Nasib Bharada E Turuti Perintah Ferdy Sambo, Sekarang Terancam Bahaya

Soreang | Kamis, 15 September 2022 | 10:35 WIB

Ketua Komnas HAM Soal Kasus Ferdy Sambo: Menurut Saya Rumit

Ketua Komnas HAM Soal Kasus Ferdy Sambo: Menurut Saya Rumit

Selebtek | Kamis, 15 September 2022 | 09:15 WIB

Terkini

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×