Sebuah studi di 2008 yang diuji ke hewan, diet gula, apalagi terlalu tinggi, dapat sebabkan resistensi leptin. Artinya, mungkin saja seiring waktu diet gula tinggi dapat diketahui oleh otak dan mengetahui kapan seseorang sudah cukup makan. Namun uji coba ini belum pernah diuji ke manusia.
3. Tekanan darah tinggi
Kaitan antara minuman manis dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi ditemukan dalam studi penelitian di tahun 2011. Hipertensi juga salah satu faktor penyebab resiko CVD. Tidak menurup kemungkinan gula dapat memperburuknya.
4. Kardiovaskular
Didapati sebanyak 17-21 persen kalori harian dari gula tambahan memiliki risiko 38 persen lebih tinggi meninggal. Bagi mereka yang mengonsumsi 21 persen atau lebih, risiko CVD akan berlipat.
5. Penuaan kulit
Pembentukan produk akhir glikasi lanjut akan terjadi apabila kelebihan gula, yang akan mengarah pada diabetes.
6. Kerusakan gigi
Bakteri di mulut hidup dari gula. Bakteri yang mencerna gula akan menciptakan asam yang menjadi produk limbah, dan akan mengikis email gigi dan akan sebabkann gigi berlubang.
Baca Juga: Diet Defisit Kalori, Masih Boleh Makan 3 Kali Sehari Enggak Sih?
7. Kanker
Mengonsumsi gula berlebih dapat sebabkan peradangan, stres, obesitas dan oksidatif yang memengaruhi resiko kanker.