5. Anggota masyarakat dapat mewujudkan satu keutuhan dalam bermasyarakat apabila setiap anggota masyarakat memiliki berinteraksi yang baik. Didasarkan pada pemenuhan peran masing-masing sebagai sesama anggota masyarakat.
Contoh bersosialisasi dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yakni sosialisasi dalam keluarga, sosialisasi bermasyarakat dan terakhir sosialisasi di lingkungan sekolah.
A. Sosialisasi dalam keluarga
- orangtua dan guru mengajarkan sopan santun saat bertemu orang yang lebih tua dengan memberi salam dengan mencium tangan mereka;
- orangtua memberikan nasihat saat anaknya melakukan kesalahan maupun tindakan yang diluar nilai dan norma;
- orangtua dan orang sekitar mengajarkan tentang bagaimana berperilaku sesuai jenis kelaminnya;
- mengajarkan anak untuk taat dalam melaksanakan ibadah bersama agar memberikan kebiasaan kepada anak untuk taat mejalankan perintah agama;
-mengajak anak untuk diskusi atau bertukar pikiran tentang sesuatu hal;
- orangtua mengajarkan anak untuk pamit pada orangtua saat pergi;
- orangtua mengajarkan anaknya untuk menggunakan toilet.
B. Sosialisasi di lingkungan bermasyarakat
- menjalankan hidup rukun, damai, tenteram antara sesama masyarakat;
- menyapa tetangga ketika berpapasan di jalan dengan nada yang ramah dan senyum yang tulus;
- mengikuti kerja bakti bersama di lingkungan tempat tinggal;
- menghadiri acara doa bersama atau arisan, mengikuti kegiatan pos kamling sering membaur bersama warga lainnya;