Cahaya Indonesia Ditengah 'Badai' Perekonomian Dunia

Poptren | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:07 WIB
Cahaya Indonesia Ditengah 'Badai' Perekonomian Dunia
Ilustrasi inflasi (Freepik)

Poptren.suara.com - Presiden Jokowi memberikan keyakinan bahwa situasi ekonomi di Indonesia akan tetap terang di tahun depan. Banyak lembaga Internasional yang memproyeksikan kondisi yang gelap, mereka sedang menggambarkan kondisi internal mereka.

Dalam pidatonya saat pembukaan Trade Expo Indonesia di Tangerang, Banten, Jokowi : "Meskipun lembaga-lembaga internasional menyampaikan tahun ini sulit, tahun depan akan gelap, itu silakan negara-negara lain, negara kita tetap optimistis,".

Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan. Hal itu ditunjukkan dengan sejumlah indikator ekonomi nasional yang menunjukkan tren positif secara konsisten. Pada kuartal kedua 2022, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,44 persen. Meski berada di tengah resesi global, pertumbuhan ekomomi pada kuartal pertama juga mengalami kenaikkan yang cukup tinggi yakni sebesar 5,01 persen.

Jokowi : "Ini wajib kita syukuri. Kita termasuk negara yang memiliki growth pertumbuhan ekonomi paling tinggi di antara negara-negara G20 maupun negara-negara lainnya,".

Inflasi masih terkendali. Kendali aspeknya masih dipegang kuat oleh pemerintah. Kuartal kedua di tahun ini, inflasi masih berada di angka 4,9 persen. Bahkan pada waktu pemerintah memutuskan menaikkan harga BBM, lonjakan yang terjadi tidak begitu besar.

Lanjut Jokowi : "Inflasi masih bisa kita kendalikan. Silakan nanti dibandingkan inflasi kita dengan negara-negara lain,".

Dari sudut pandang neraca perdagangan, Indonesia mencatatkan surplus selama 29 bulan berturut-turut selama periode Januari hingga September 2022 dengan surplus yang mencapai USD39,8 miliar.

Jokowi : "Ini jumlah yang tidak sedikit. Ini juga berkat kerja keras bapak ibu sekalian,".

Pertumbuhan kredit pun alami kenaikkan yaitu sebesar 10,7 persen. Indeks tersebut berdasarkan dari kepercayaan konsumen, dan kini berada di angka cukup tinggi yakni 124,7 persen.

Jokowi : "Jadi kita semua harus tetap optimistis,".

Semua hal positif yang disampaikan tersebut membuat IMF menyebut Indonesia sebagai lentera di tengah badai gelap yang melanda dunia dan mereka yakin Indonesia bisa bertahan dan memicu pemulihan hingga lingkup global.

Lanjut Jokowi : "Minggu lalu, managing director IMF mengatakan bahwa Indonesia adalah titik terang di tengah-tengah kesuraman ekonomi dunia. Ini yang ngomong bukan kita loh, ya, tapi Kristalina (Georgieva) Managing Director-nya IMF. Kan bagus kalau banyak yang menyampaikan seperti itu sehingga trust kepercayaan global terhadap kita akan semakin baik,".

Dibalik hal tersebut, Presiden tetap mengimbau seluruh kalangan dan pihak untuk waspada dan bersiap, karena bagaimanapun badai perekonomian dunia sulit diprediksi.

Jokowi menuturkan : "Kita harus tetap waspada, hati-hati, karena badainya sulit dihitung, sulit diprediksi, sulit dikalkulasi. Itu menyebar sampai ke mana, imbasnya ke kita seperti apa, tidak tahu,".

Bekerja ekstra keras harus menjadi makanan sehari-hari, terutama di lingkungan pemerintahan. Ia juga ingin jajarannya hanya fokus pada hal-hal yang bersifat makro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Inflasi Meroket, Ekonomi Digital Dapat Membantu Jadi Solusi

Risiko Inflasi Meroket, Ekonomi Digital Dapat Membantu Jadi Solusi

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:34 WIB

Ancaman Resesi Tahun Depan, Jokowi: Negara Lain Boleh Gelap, Kita Harus Optimis

Ancaman Resesi Tahun Depan, Jokowi: Negara Lain Boleh Gelap, Kita Harus Optimis

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:28 WIB

Hadapi Risiko Resesi Global, Ekonomi Indonesia Masih Stabil

Hadapi Risiko Resesi Global, Ekonomi Indonesia Masih Stabil

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:50 WIB

Terkini

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Belanja Produk Lokal di Sarinah Lebih Hemat! Nikmati Diskon BRI Plus Kopi Gratis

Belanja Produk Lokal di Sarinah Lebih Hemat! Nikmati Diskon BRI Plus Kopi Gratis

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 21:44 WIB

Jago Getok Paku dan Rakit Barang, Rachel Amanda Dijuluki Mandor di Rumah

Jago Getok Paku dan Rakit Barang, Rachel Amanda Dijuluki Mandor di Rumah

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 21:40 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Bedah Roasting-an Raja Charles ke Donald Trump Pakai Pisau Stand Up Comedy

Bedah Roasting-an Raja Charles ke Donald Trump Pakai Pisau Stand Up Comedy

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 21:20 WIB

Apa Itu DME? Energi Pengganti LPG dari Batu Bara yang Kini Dikembangkan di Sumsel

Apa Itu DME? Energi Pengganti LPG dari Batu Bara yang Kini Dikembangkan di Sumsel

Sumsel | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

50 Kode Redeem FF Terbaru 30 April 2026: Klaim Bundle Gintoki, Magic Cube Hingga Motor Gintama

50 Kode Redeem FF Terbaru 30 April 2026: Klaim Bundle Gintoki, Magic Cube Hingga Motor Gintama

Tekno | Kamis, 30 April 2026 | 21:05 WIB