Benarkah Selingkuh Termasuk Salah Satu Gangguan Mental?

Poptren

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 19:39 WIB
Benarkah Selingkuh Termasuk Salah Satu Gangguan Mental?
Ilustrasi pasangan bertengkar (Freepik)

Poptren.suara.com - Dalam sebuah hubungan asmara pasti ada saja masalahnya, selingkuh misalnya. Perselingkuhan tidah hanya terjadi pada pasangan yang menjalin kisah pacaran, tapi juga sering terjadi pada pasangan yang telah menikah. Banyak alasan mengapa pasangan yang sudah menikah pun bisa selingkuh.

Laman psikologi menuliskan sekitar 40% pasangan yang sudah menikah pernah terdampak oleh perselingkuhan yang dipicu oleh banyak faktor. Seperti pengalaman di masa lalu, gangguan kepribadian hingga pengaruh media sosial.

Dalam laman Very Well Health tertulis selingkuh termasuk dalam kategori gangguan kesehatan mental. Kenapa selingkuh dikaitkan dengan gangguan kesehatan mental? Apa penyebabnya?

Beberapa penyebab pasangan berselingkuh diantaranya :

1. Akibat pengalaman masa kecil

Dalam hal ini artinya ketika masa kanak-kanak mengalami trauma seperti pernah dilecehkan, diabaikan secara fisik ataupun emosional, yang tidak menutup kemungkinan beresiko tinggi akan berselingkuh ketika ia dewasa.

Pada tahun 2015, sebuah studi menemukan fakta anak-anak yang mengalami atau sekedar melihat orangtuanya selingkuh juga akan melakukan hal yang sama ketika dewasa.

2. Gangguan mental

Bipolar, yang juga salah satu penyakit gangguan mental, cukup sering dikaitkan sebagai faktor risiko perselingkuhan. Pernah dengar kalimat, "sekali berselingkuh, maka akan terus selingkuh" ? Ternyata kalimat tersebut bukan hanya sekedar kalimat.

baca juga

Dalam sebuah studi tahun 2017 menunjukkan bahwa mereka yang terlibat dalam perselingkuhan, kemungkinan untuk selingkuh lagi tiga kali lebih tinggi. Hal ini erat kaitannya dengan masalah psikologis atau gangguan mental seperti narsisme.

Narsisme mendorong perselingkuhan yang didasari ego dan perasaan harus dikagumi. Selain mementingkan diri sendiri, pengidap gangguan ini seringkali tidak memiliki empati, sehingga tidak menghargai kehadiran pasangan dan dampak dari tindakannya terhadap sebuah hubungan.

Wajib diingat, bahwa perselingkuhan itu akan berdampak panjang. Efek jangka panjang dari perselingkuhan dapat terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Perselingkuhan juga dapat menimbulkan stres berkepanjangan yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan fisik.

Apabila seseorang telah diselingkuhi, besar kemungkinan dirinya membutuhkan waktu lama untuk kembali pulih. Beberapa dampak jangka panjang dari perselingkuhan yang perlu diketahui ialah :

A. Kesulitan mempercayai orang lain

Hubungan yang berakhir akibat perselingkuhan, ada satu lapisan yang akan hancur dan memengaruhi rasa percaya seseorang. Selain kepercayaan, fisik dan emosional memegang kunci utama dalam suatu hubungan. Seseorang yang diselingkuhi akan kesulitan mempercayai pasangannya, dan aka menyebabkan masalah kepercayaan dalam hubungan baru di masa depan.

Seseorang bisa saja tidak ingin terlibat di dalam hubungan baru karena takut dikhianati atau kecewa.

B. Timbul gejala yang serupa dengan PTSD atau Stres Pasca-Trauma

Gejala yang umum termasuk kilas balik, mimpi buruk, atau bahkan obsesi tentang peristiwa menyenangkan yang dilalui dengan pasangan yang selingkuh. Mungkin juga mengalami hyperarousal dan menjadi reaktif pada setiap ancaman yang dirasakan terhadap diri sendiri. Akibatnya, orang tersebut bisa mengalami gangguan pola tidur dan makan.

C. Rendah diri

Orang yang diselingkuhi akan cenderung membandingkan dirinya dengan selingkuhan sang mantan. Mereka merasa telah digantikan oleh orang yang dianggap lebih baik. Selain itu juga dapat melemahkan rasa kepercayaan diri seseorang yang diselingkuhi.

Beberapa laman psikilogi menuliskan, selingkuh dibagi menjadi beberapa jenis, diataranya :

- selingkuh fisik

Jenis satu ini paling mudah dikategorikan sebagai selingkuh yang nyata karena melibatkan hubungan fisik dan intim, termasuk seks. Pakar hubungan dan konselor pernikahan, Megan Fleming, Ph. D, mengatakan selingkuh fisik biasanya cenderung disembunyikan dari pasangan aslinya. Karena tidak banyak orang yang berani mengakui bahwa mereka telah berselingkuh.

- selingkuh secara virtual

Biasanya terjadi ketika seseorang dengan sengaja mencari kenalan baru di media sosial, aplikasi kencan, pesan singkat hingga email, dan pelakunya melibatkan percakapan yang lebih intens.

- mental selingkuh

Ini berkaitan dengan mental yang merujuk pada sebuah fantasi yang kemungkinan bisa mengarah ke hal-hal yang memengaruhi hubungan. Maksudnya adalah perilaku atau aktivitas yang lebih intim dan dapat membuat seseorang merasa bergairah dan merasa lebih berhasrat kepada orang lain daripada melakukannya dengan pasangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tes Psikologi: Haruskah Anda Memulai Semua yang Berantakan dari Awal Lagi? Cek Disini

Tes Psikologi: Haruskah Anda Memulai Semua yang Berantakan dari Awal Lagi? Cek Disini

Tasikmalaya | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 16:20 WIB

4 Jenis Unggahan di Media Sosial yang Sebaiknya Kamu Hapus Segera

4 Jenis Unggahan di Media Sosial yang Sebaiknya Kamu Hapus Segera

Your Say | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 15:26 WIB

4 Risiko yang Terjadi ketika Kamu CLBK pada Pasangan yang Pernah Selingkuh

4 Risiko yang Terjadi ketika Kamu CLBK pada Pasangan yang Pernah Selingkuh

Your Say | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 15:07 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB