Bangkitnya Virus Zombie Setelah Lebih dari 40 Ribu Tahun Membeku, Kok Bisa ?

Poptren | Suara.com

Jum'at, 02 Desember 2022 | 16:07 WIB
Bangkitnya Virus Zombie Setelah Lebih dari 40 Ribu Tahun Membeku, Kok Bisa ?
Ilustrasi virus zombie (Pinterest)

Poptren.suara.com - Seolah tidak ada habisnya, setelah virus Corona yang 'melumpuhkan' dunia, kini harus berhadapan dengan virus zombie. Menurut kabar, virus ini bangkit karena dipicu oleh pemanasan global. Dikabarkan pula virus ini ditemukan setelah terperangkap di permafrost atau es yang membeku di Siberia. Diperkirakan virus tersebut berusia lebih dari 48.500 tahun.

Tim peneliti dari Jerman, Rusia bahkan Prancis sekarang kabarnya sedang memeriksa dan meneliti virus tersebut. Ada 13 virus baru yang teridentifikasi oleh para ilmuwan yang melihat sampel permafrost yang dikumpulkan dari Rusia. Ada satu virus yang tetap menular dan diberi nama Pandoravirus yedoma atau viru zombie yang membuat heboh.

Pusat riset ilmiah nasional Prancis menyebutkan penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menilai bahaya apa yang dapat terjadi dari risiko virus di permafrost karena perubahan iklim, dan tentu kabar tersebut membuat warga dunia waspada. Penelitian mengemukakan virus beku kuno yang hidup kembali setelah tidak aktif selama bertahun-tahun dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Tidak sedikit ilmuwan yang mengatakan bahwa semua virus zombie berpotensi menyebabkan infeksi pada manusia dan dapat menjadi ancaman besar bagi manusia. Disebutkan pula bahwa mikroorganisme ini dapat menyebabkan penyakit berbahaya pada makhluk hidup.

Hingga saat ini para ilmuwan belum dapat menentukan seberapa menular virus ini setelah terpapar cahaya, panas, dan oksigen mengingat virus ini ditemukan di permafrost yang mencair akibat pemanasan global.

Peringatan sudah dilayangkan dari para ilmuwan untuk hampir seperempat belahan bumi utara yang sarat dengan permafrost, yang ternyata  mengandung bakteri dan virus yang sudah beku permanen. Dalam sebuah studi, menunjukkan setiap kenaikan suhu satu derajat Celcius akan ada 1,5 juta mil persegi permafrost cair.

Saat iklim menghangat, permafrost mencair secara permanen. Hal tersebut melepaskan bahan organik yang membeku selama jutaan tahun yang kemudian terurai menjadi metana dan karbon dioksida, menyebabkan efek rumah kaca. Para ilmuwan juga menambahkan bahwa semakin banyak bakteri yang dilepaskan karena kenaikan suhu global telah meningkatkan kecepatan pencairan lapisan es serta termasuk patogen yang berpotensi berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punggung Nyaris Hancur Karena Terinfeksi Virus Herpes Serta Infeksi Bakteri Pemakan Daging

Punggung Nyaris Hancur Karena Terinfeksi Virus Herpes Serta Infeksi Bakteri Pemakan Daging

| Kamis, 21 Juli 2022 | 17:10 WIB

Terkini

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5 Resmi Rilis: Chip HP Midrange Anyar, Skor AnTuTu Tinggi

Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5 Resmi Rilis: Chip HP Midrange Anyar, Skor AnTuTu Tinggi

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

Eighty Six: Ketika Manusia Dijadikan Mesin Perang oleh Negaranya Sendiri

Eighty Six: Ketika Manusia Dijadikan Mesin Perang oleh Negaranya Sendiri

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

Pria di Simalungun Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Diputuskan Pacar

Pria di Simalungun Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Diputuskan Pacar

Sumut | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:17 WIB

HYBE Luncurkan Label ABD, Siap Debutkan Girl Group Baru dengan Konsep Fresh

HYBE Luncurkan Label ABD, Siap Debutkan Girl Group Baru dengan Konsep Fresh

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:16 WIB

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

5 Rekomendasi Earphone Kabel Terlaris di Shopee: Praktis, Harga Ekonomis Mulai Rp20 Ribuan

5 Rekomendasi Earphone Kabel Terlaris di Shopee: Praktis, Harga Ekonomis Mulai Rp20 Ribuan

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?

Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:09 WIB

5 Moisturizer Murah tapi Bagus untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

5 Moisturizer Murah tapi Bagus untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:07 WIB