Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Liberty Jemadu

Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB
Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Kementerian Perindustrian menyampaikan hak jawab atas artikel Suara.com tertanggal 5 Mei 2026 mengenai isu PHK industri.
  • Menteri Perindustrian menegaskan pernyataan aslinya berfokus pada resiliensi sektor manufaktur nasional menghadapi tekanan geopolitik global secara sementara.
  • Kementerian menyatakan judul berita tidak akurat karena Menteri Perindustrian tidak pernah mengonfirmasi adanya ancaman PHK massal tersebut.

Suara.com - Sehubungan dengan pemuatan artikel di rubrik Suara.com, yang berjudul “Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia” pada 5 Mei 2026 (penulis: Liberty Jemadu dan Asri Adi Hutasuhut), perkenankan kami menyampaikan Hak Jawab terkait artikel tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Kementerian Perindustrian perlu memberikan klarifikasi agar informasi yang diterima masyarakat menjadi akurat dan berimbang:

  1. Kami menyampaikan bahwa isi berita tersebut pada dasarnya memuat data yang benar, namun penulisan judul tidak mencerminkan isi dan esensi pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Perindustrian.

  2. Perlu kami jelaskan bahwa pernyataan Menteri Perindustrian tersebut merupakan respon atas isu yang disodorkan oleh rekan media pada saat doorstop di Kemenkeu tanggal 5 Mei 2026. Konteks respon dan pernyataan Pak Menteri bukan merupakan pengakuan terhadap adanya ancaman PHK, melainkan penjelasan mengenai ketahanan industri nasional dalam menghadapi tekanan geopolitik global, baik yang berdampak pada pasar maupun bahan baku. Lebih lengkap konteks wawancara saat doorstop tersebut kami sampaikan transkipnya sebagai berikut :

    Isu dari wartawan: Pak, kemarin KSPI nyebut Ada 5 sektor yang akan terancam PHK massal dalam waktu 3 bulan kalau kita tidak berbuat apa-apa, otomotif, plastik, dan juga tekstil termasuk, Pak?

    Respon Menperin: Kita ini sekarang dalam kondisi yang mungkin harus menjadi perhatian, dan yang menghadapi kondisi ini bukan hanya Indonesia. Dan saya tetap percaya pada resiliensi dari sektor manufaktur, Saya percaya. Sudah berkali-kali kita mengalami krisis dengan magnitude yang luar biasa, terakhir COVID, di mana teman-teman manufaktur bisa membuktikan resiliensinya, bahwa Ada tekanan terhadap market, Ada tekanan terhadap bahan baku, ya itu memang dihadapi semua negara, semua pihak, dan saya yakin ini sifatnya temporary.

  3. Fokus utama yang ingin disampaikan adalah optimisme bahwa industri manufaktur tetap tangguh menghadapi volatilitas global melalui berbagai langkah mitigasi dan penguatan struktur industri dalam negeri.

    Berdasarkan fakta di atas, kami menilai Menteri Perindustrian berupaya menjelaskan bagaimana ketahanan industri menghadapi berbagai tekanan, baik dari sisi permintaan maupun produksi dan tidak ditujukan untuk mengakui potensi atau ancaman PHK pada manufaktur lndonesia. Tidak ada pernyataan Menteri Perindustrian yang mengkonfirmasi ancaman PHK.

    Kami menilai penempatan judul berita sebagaimana dimaksud diatas merupakan kekeliruan yang dilakukan redaksi Suara.com dalam memahami konteks pernyataan Menteri Perindustrian.

Oleh karena itu, kami mengajukan hak jawab sesuai dengan UU Pers dan Peraturan Dewan Pers Nomor 9/Peraturan-DP/X/2008 tentang Pedoman Hak Jawab, agar Suara.com memuat siaran pers berita hak jawab sebagaimana terlampir pada kanal berita pada kesempatan pertama dalam waktu 1 x 24 jam, untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi PIC Biro Humas di 0815-8765-213 (llhamullah).

Demikian kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya dalam menjaga kualitas jurnalisme yang berimbang, kami ucapkan terima kasih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China

Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:02 WIB

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×