59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Liberty Jemadu

Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB
59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum
Sebanyak 560 emiten di Bursa Efek Indonesia telah memenuhi aturan minimal 15 persen saham free float per Mei 2026. [Antara]
baca 10 detik
  • Sebanyak 560 emiten di Bursa Efek Indonesia telah memenuhi aturan minimal 15 persen saham free float per Mei 2026.
  • Lebih dari 400 emiten termasuk perusahaan besar masih berupaya memenuhi ketentuan free float sesuai Surat Keputusan Direksi BEI.
  • Bursa Efek Indonesia menetapkan masa transisi hingga tahun 2029 bagi emiten untuk memenuhi syarat free float yang diwajibkan.

Suara.com - Sebanyak 560 emiten atau setara 59 persen dari total 965 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memenuhi aturan free float 15 persen sejalan dengan proposal yang disampaikan kepada MSCI.

Dalam daftar yang dirilis BEI pada Kamis (7/5/2026) itu terdapat beberapa saham blue chip. Tetapi lebih dari 400 emiten juga masih berjuang untuk mencapai target yang dipasang BEI. Di antaranya ada nama-nama besar seperti PT Barito Renewables Tbk (BREN), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

Adapun free float adalah saham-saham yang diperdagangkan secara bebas di pasar dan tidak dikuasai oleh direksi, komisaris atau pihak pemegang saham pengendali.

Beberapa emiten yang telah memenuhi aturan free float 15 persen di antaranya adalah PT Dwi Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memiliki free float sebesar 19,5 persen dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) memiliki free float 18,5 persen.

Saham-saham blue chip seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga telah memenuhi aturan free float 15 persen. BBCA memiliki free float cukup besar yakni 42,4 persen. Begitu juga dengan BBRI yang memiliki free float 46,2 persen.

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].
Tetapi lebih dari 400 emiten juga masih berjuang untuk mencapai target free float yang dipasang BEI. [Antara]

Dari kelompok emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, baru dua yang memenuhi aturan free float. Keduanya adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan free float 26,7 persen dan PT Petrosea Tbk dengan free float 27,7 persen.

Sementara BREN baru memiliki tingkat freet float 12,3 persen, disusul BRIS 9,3 persen, PANI 11 persen dan HMSP 7,5 persen.

Adapun aturan free float terbaru mengacu pada Surat Keputusan Direksi BEI Nomor KEP-00045/BEI/03-2026. Namun, bursa memberikan masa transisi bagi emiten yang belum dapat memenuhi aturan itu. Masa transisi dibagi dua, menurut besaran kapitalisasi pasar.

Untuk emiten yang memiliki nilai kapitalisasi pasar minimal Rp5 triliun, masa transisi berlaku sampai 2028.

baca juga

Rinciannya sebagai berikut: emiten dengan kapitalisasi pasar minimal Rp5 triliun yang memiliki free float di bawah 15 persen wajib memenuhi aturan minimal free float sebesar 12,5 persen pada 31 Maret 2027 dan 15 persen pada 31 Maret 2028.

Sementara emiten dengan kapitalisasi pasar minimal Rp5 triliun yang memiliki free float antara 12,5-15 persen wajib memenuhi free float minimal 15 persen pada 31 Maret 2027.

Kedua untu emiten yang memiliki nilai pasar di bawah Rp5 triliun diberikan waktu hingga 31 Maret 2029 untuk free float 15 persen.

BEI juga membuat pengecualian sesuai ketentuan V.1.3 dan V.1.4 dalam Peraturan I-A. Ada 10 emiten yang mendapatkan perlakukan khusus ini, termasuk Adira yang diperbolehkan memiliki free float hanya 12,5 persen.

Beberapa emiten juga dicoret dari BEI (force delisting) karena gagal memenuhi free float. Ada juga emiten yang memilih opsi voluntary delisting karena aturan baru tersebut seperti PT Indointernet Tbk (EDGE).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:59 WIB

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:35 WIB

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:32 WIB

Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga

Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:24 WIB

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

Terkini

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:45 WIB

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:40 WIB

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:39 WIB

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 17:37 WIB

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 17:33 WIB

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:32 WIB

×