Poptren.suara.com - Perayaan pergantian tahun identik dengan sate. Segala jenis sate, dari sate ayam, sate kambing, sate sapi, sate udang atau sosis bakar disajikan sebagai camilan. Orang-orang penggemar seafood , terutama udanfg, tentu tidak akan menolak olahan sate udang. Daging udang yang manis dan warna cerah yang cantik, membuat penggemar udang dibuat jatuh cinta.
Udang merupakan salah satu primadona di dunia seafood. Selain itu, udang juga bermanfaat untuk kesehatan, salah satunya memenuhi kebutuhan protein. Ditambah tubuh bisa mendapatkan hingga 40% nilai protein harian yang dianjurkan dengan menyantap udang, seperti yang dikutip dari laman The Healthy.
Jumlah kalori pada udang juga relatif rendah namun mengadung protein tinggi yang bisa membantu merasa lebih kenyang sehingga bisa mengontrol berat badan dan meningkatkan energi dengan baik. Udang diolah menjadi sate pun enak. Namun seringkali daging udang menjadi keras dan alot. Jangan kuatir, ada tips dan cara yang bisa diperhatikan agar daging udang tidak alot dan keras.
Caranya ialah pastikan udang dicuci hingga bersih. Keluarkan semua kotoran udang menggunakan tusuk gigi atau garpu agar lebih mudah. Lalu jangan dikupas kulitnya. Tujuannya agar mudah ditusukkan dengan tusuk sate. Belum ada aturan baku apakah udang harus dikupas atau tidak sebelum diolah.
Kemudian bakar dengan suhu sedang. Apabila dibakar dengan suhu tinggi, udang bisa terlalu matang sehingga berakhir kenyal dan tidak juicy. Udang yang matang akan berubah warna dari putih keabu-abuan menjadi merah mudah dengan daging pekat. Perhatikan juga lama pembakaran. Udang yang dibakar akan matang dalam waktu sekitar tiga hingga lima menit.