Poptren.suara.com - Pengacara Hotman Paris Hutapea telah menyanggupi permintaan untuk bertemu dengan keluarga bayi perempuan yang jarinya putus setelah dipotong perawat RS Muhammadiyah Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Hotman telah mengumumkannya lewat akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial pada Senin (6/2/2023).
"Hotman 911 siap ketemu keluarga bayi ini!!," tulis Hotman.
Selain itu, Hotman juga spill pasal yang bisa menjerat perawat karena kelalaiannya memotong jari bayi malang itu hingga putus.
"Pasal 360 KUHP
(1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mendapatkan *luka-luka berat*, diancam dengan pidana penjara paling lama *lima tahun *atau pidana kurungan paling lama satu tahun.
(2) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain *luka-luka *sedemikian rupa sehingga timbul penyakit atau halangan menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian selama waktu tertentu, diancam dengan *pidana penjara paling lama sembilan bulan *atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah," tulisnya lagi.
![Hotman Paris Hutapea bersama asisten pribadinya - [Instagram @hotmanparisofficial]](https://media.suara.com/suara-partners/poptren/thumbs/1200x675/2023/02/06/1-hotman-paris-ig3.jpg)
Beberapa netizen pun menyampaikan komentar yang beragam. Namun, umumnya mengecam oknum perawat yang membuat bayi perempuan berusia 8 bulan itu cacat.
"Peringatan keras nih buat para suster dan perawat, kalau lagi bertugas jangan bercanda. Satu hal jangan judes-judes tolong yang ramah. Jangan merasa kita butuh suster jadi suster dan perawat itu seenaknya aja. Banyak hampir di RS mau swasta atau RSUD yang judes," tulis salah satu netizen.
"Ngebayangin gimana nangis kejer nya si baby pas itu... astaghfirullah gimana cara motong selang nya sih, kenapa harus dipotong juga. Kan bisa dicopot dan ganti iya gak sih," tulis netizen lainnya.
Adapun kronologi jari kelingking bayi yang terpotong perawat RS Muhammadiyah Kota Palembang berawal saat mengganti perban infus.
Kompas melaporkan bahwa perawat sempat kesulitan membuka perban hingga akhirnya menggunakan gunting.
Malang nian, jari kelingking bayi perempuan itu malah terpotong hingga putus. (*)