Jangan Sedih! Monyet Langka Ini Memang Bermuka Sedih

Poptren Suara.Com
Jum'at, 10 Maret 2023 | 14:30 WIB
Jangan Sedih! Monyet Langka Ini Memang Bermuka Sedih
Monyet kedih. (Art/Flickr)

Poptren.suara.com - Nama asli ilmiah hewan ini adalah Presbytis thomasi. Tapi masyakat Sumatra menyebutnya sebagai monyet kedih, alias monyet bermuka sedih. Monyet ini adalah spesies kolobin endemik Sumatra bagian utara. Tapi sebutan lokalnyajuga beragam, ada yang menyebutnya dengan nama lutung rungka, bodat, atau kek-kia.

Meski jumlah koloninya cukup terbatas, tapi spesies ini mampu memberikan wawasan tentang sosial-ekologi primata folivora (pemakan daun). 

Sebagian besar, monyet kedih berada di hutan primer dan sekunder tropis, dari permukaan laut hingga ketinggian 4.921 kaki (1.500 mdpl). Sementara perkebunan pohon karet menjadi habitat alternatif bagi monyet kedih di tengah bahayanya kerusakan ekosistem.

Ciri fisik dan populasi

Monyet kedih. [Peter Steward/Flickr]
Monyet kedih. (sumber: Peter Steward/Flickr)

Secara fisik, monyet kedih jantan dan betina memiliki ukuran yang sama dengan bobot antara 5-8 kg. Sementara panjang primata ini dari kepala ke tubuh antara 42-61 cm, dengan tambahan panjang ekor yang mencapai 50-85 cm.

Di alam liar, monyet kedih bisa hidup sekira 20-29 tahun. Namun ahli biologi satwa liar menyebut bahwa umur pendek pada hewan ini umumnya disebabkan karena rusaknya habitat alami mereka, perburuan manusia, hewan predator, serta perang antar koloni monyet.

Selain memakan daun, monyet kedih juga makan buah-buahan, bunga, dan sesekali batang kelapa, serta terkadang mengonsumsi hewan kecil, seperti siput tanah. Dengan giginya yang tajam, memungkinkan mereka menembus kulit buah-buahan keras.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh mereka, biasanya didapat dari buah-buahan yang mereka makan, atau dari genangan air yang mereka temukan di dauh atau batang pohon sisa air hujan/embun.

Monyet kedih secara umum aktif di siang hari, dan 60% aktivitas hariannya digunakan untuk bermain dan menjelajah hutan, sisanya baru untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan makanan mereka. 

Dikenal karena sikap tenang dalam berinteraksi dengan spesies lain, monyet kedih juga menunjukkan perilaku teritorial ketika sumber daya makanan langka atau ketika habitat mereka terancam. 

Baca Juga: Buaya Gak Masuk Daftar! Ini Hewan-Hewan yang Terkenal Paling Setia dengan Pasangannya

Sebaran monyet kedih

Pesisir sungai Taman Nasional Gunung Leuser. [tobiascoyote/Flickr]
Pesisir sungai Taman Nasional Gunung Leuser. (sumber: tobiascoyote/Flickr)

Monyet kedih biasa dijumpai di Aceh dan bagian utara Pulau Sumatra, yang berada tidak jauh dari Sungai Wampu dan Simpangkiri. Penyebaran lainnya, monyet kedih dapat kita temukan di kawasan hutan Aek Nauli sampai Suaka Marga Satwa Rawa Singkil di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Selain itu, data penelitian menunjukkan bahwa sebaran monyet kedih yang paling banyak berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), utamanya di wilayah Bahorok dan Ketambe.

Monyet kedih biasa hidup berkelompok dengan jumlah sekitar 10 ekor, yang meliputi 1 jantan dan 6 betina, ditambah beberapa anak-anaknya. Spesies jantan bertugas melindungi kelompoknya dari ancaman spesies lain atau dari intervensi monyet jantan lainnya. 

Perilaku unik monyet kedih salah satunya adalah suaranya yang cukup kuat, sehingga tiap-tiap kelompoknya dapat mengenali anggota kelompok masing-masing melalui suara tersebut.

Pada malam hari di wilayah ekosistemnya, lazim terdengar suara monyet kedih yang bersautan untuk mengumpulkan para anggotanya setelah seharian mereka menjelajah hutan.

Mirisnya, dampak kerusakan hutan di Sumatra menjadikan habitat alami monyet kedih kian menyusut. Tak heran, monyet kedih kadang terlihat menjelajah untuk mencari makanan di area perkebunan milik penduduk, hingga sebagian penduduk menganggapnya sebagai hama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI