Ditanya Soal Letusan Merapi, Sri Sultan HB X: Cara Alam untuk Menutupi Lubang Galian Tambang...

Poptren Suara.Com
Minggu, 12 Maret 2023 | 12:22 WIB
Ditanya Soal Letusan Merapi, Sri Sultan HB X: Cara Alam untuk Menutupi Lubang Galian Tambang...
SriSultan HB X dan letusan Merapi. (Kolase Poptren)

Poptren.suara.com - Gunung Merapi kembali mengalami erupsi dan menyemburkan awan panas pada, Sabtu (11/3/2023), pukul 12.12 WIB. Pihak BPPTKG mengimbau penduduk untuk menjauh dengan radius 7 km dari puncak Merapi.  

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (Sri Sultan HB X) meyakini bahwa letusan itu tak akan meletus secara eksplosif seperti yang terjadi pada 2010.

"Enggak akan meletus seperti dulu," kata Sultan HB X di Jogja Expo Center (JEC) Bantul, Sabtu (11/3/2023).

Raja Jogja ini juga bilang bahwa pola erupsi pada Merapi telah mengalami perubahan ketimbang saat erupsi besar beberapa tahun silam.

"Sudah berbeda wong sudah sepuluh tahun lebih. Biasanya kan empat tahun meletus," jelasnya.

Bagi Sultan, awan panas guguran yang keluar dari Merapi justru memiliki manfaat untuk menambal lahan-lahan berlubang atau rusak di sekitar gunung itu akibat aktivitas tambang pasir.

"Yang penting 'ngebaki' (memenuhi) yang dirusak karena ditambang, itu saja. Nanti kalau lubang-lubang itu sudah tertutup kan berhenti sendiri. Memang itu perlu (waktu) lama karena tidak hanya di atas, yang di bawah kan juga pada berlubang kan gitu," jelasnya.

Ia meyakini bahwa aktivitas vulkanik Merapi akan berhenti dengan sendirinya, meski menbutuhkan waktu yang tak bisa diprediksi.

Sang Raja juga berpesan agar masyarakat tak terlalu panik, karena jarak luncur awan panas guguran Merapi hanya mencapai maksimal 4 km.

Baca Juga: Hati-Hati, Gunung Merapi Erupsi Lagi!

Hal tersebut juga diperkuat dengan hasil pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), sejak pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, Sabtu (11/3), Gunung Merapi tercatat meluncurkan awan panas guguran 29 kali ke arah barat yaitu di alur Kali Bebeng dan Krasak dengan jarak luncur maksimum 4 km.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menyebut hujan abu tipis akibat erupsi Merapi terjadi di wilayah barat laut-utara, dengan intensitas bervariasi. Salah satuya seperti yang terjadi di Kota Magelang, Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI