Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB
Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran
Kebakaran hebat di Odesa Ukraina karena serangan Drone Rusia. (X)
baca 10 detik
  • Zelensky meminta AS menangani isu Ukraina dan Iran secara bersamaan tanpa menunda.

  • Keterbatasan dana menghambat produksi drone Ukraina hingga setengah dari kapasitas produksi asli.

  • Pinjaman Uni Eropa 90 miliar euro sangat krusial untuk pertahanan Ukraina melawan Rusia.

Suara.com - Fokus internasional terhadap konflik di Iran kini menjadi ancaman serius bagi kelangsungan pertahanan Ukraina.

Presiden Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa menunda pembicaraan damai Ukraina hingga isu Iran selesai adalah risiko besar.

Dikutip dari CNN, keterbatasan tim negosiasi Amerika Serikat menjadi kendala utama dalam menjalankan diplomasi dua jalur tersebut.

Sedan Mewah BMW E38 Jadi Senjata di Perang Ukraina-Rusia (Carscoops)
Sedan Mewah BMW E38 Jadi Senjata di Perang Ukraina-Rusia (Carscoops)

Zelensky menyoroti fakta bahwa utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner kini membagi konsentrasi mereka.

Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa nasib Ukraina akan dikesampingkan oleh dinamika politik di Timur Tengah.

Zelensky mengingatkan bahwa penderitaan rakyat Ukraina tidak bisa menunggu antrean kepentingan politik luar negeri lainnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)

"Ukraina bukanlah soal 'nanti saja'. Ukraina sudah berada dalam tragedi besar, kita harus menemukan cara untuk mengelola ini secara paralel," tegas Zelensky.

Selain masalah diplomasi, pasokan persenjataan krusial seperti rudal anti-balistik kini mulai terganggu.

Kapasitas produksi Amerika Serikat yang terbatas membuat Ukraina kekurangan alat pertahanan udara yang vital.

baca juga

Hal ini menempatkan kota-kota di Ukraina pada posisi yang lebih rentan terhadap serangan udara Rusia.

Bagi Zelensky, ketersediaan dana bantuan bukan lagi sekadar dukungan, melainkan instrumen untuk bertahan hidup.

"Mendapatkan uang tersebut adalah persoalan 'hidup dan bertahan' bagi negara kami," ungkap Zelensky kepada CNN.

Hambatan politik dari Hungaria sebelumnya sempat menahan kucuran dana segar sebesar 90 miliar euro.

Namun, kekalahan Viktor Orban dalam pemilu memberikan napas baru bagi proses birokrasi di Uni Eropa.

Lampu hijau dari duta besar Uni Eropa kini menjadi harapan terakhir untuk memulihkan ekonomi perang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk

Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 21:05 WIB

Terkini

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

×