Bombastis! 964 PNS Kemenkeu Punya Harta Tak Wajar, Ada Transaksi Mencapai Rp300 Triliun

Poptren

Minggu, 12 Maret 2023 | 13:17 WIB
Bombastis! 964 PNS Kemenkeu Punya Harta Tak Wajar, Ada Transaksi Mencapai Rp300 Triliun
Kantor Kemenkeu dan Sri Mulyani. (Kolase Poptren/Suara.com)

Poptren.suara.com - Ada temuan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang kini mulai mengusut ratusan ASM di lingkungan instansi yang ia pimpin. Tindakan itu merespon isu merebaknya pegawai Kemenkeu yang 'nakal'.

Kini, Menkeu menemukan beberapa temuan bombastis yang sekaligus menjadi catatan hitam bagi institusi yang ia pimpin.

Sri Mluyani mengungkap bahwa sejak 2007-2023, dirinya menemukan setidaknya ada 964 ASN Kemenkeu yang kedapatan terlibat transaksi janggal.

Temuan tersebut merupakan buah dari kerja sama antara Kemenkeu dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Disebutkan, Kemenkeu telah menyurati PPATK sebanyak 266 selama periode itu dalam melaporkan pengaduan terkait dugaan adanya transaksi janggal pejabat Kemenkeu.

"Ada 964 pegawai yang diindetifikasikan, ini dari 2007-2023. Kalau kita bilang harapannya mungkin 60-an dari jumlah karyawan di Kemenkeu itu pernah mencapai 80 ribu dan sekarang 74 ribu," ungkap Sri Mulyani, dalam Konfrensi Pers di Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sabtu (11/3/2023).

kabar mengejutkan ini dilengkapi dengan hasil temuan total transaksi janggal dari keseluruhan pejabat 'nakal', yakni mencapai Rp300 triliun.

Mengamini pernyataan Sri Mulyani, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan (Irjen Kemenkeu) Awan Nurmawan Nuh, dalam pernyataan resminya pada hari yang sama mengatakan bahwa kini ada 16 pejabat yang diusut secara hukum terkait dengan laporan itu.

Sri Mulyani. [Suara.com]
Sri Mulyani. (sumber: Suara.com)

Soal jumlah yang cukup fantastis itu, Sri Mulyani mengaku awalnya dirinya tidak mendapatkan informasi terkait dari mana data itu dihimpun, sehingga ia berencana untuk meminta rincian kepada Menteri Polhukam Mahfud MD dan Ketua PPATK Ivan Yustiavandana.

"Mengenai Rp300 triliun terus terang saya tidak lihat dalam surat itu tidak ada angkanya. Jadi saya engga tahu juga Rp300 triliun dari mana. Nanti saya akan kembali lagi ke Jakarta. Saya akan bicara lagi dengan Mahfud dan juga Ivan angkanya dari mana. Dengan ini saya juga punya informasi yang sama dengan anda semuanya, media, dan masyarakat," beber Sri Mulyani sebelumnya di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kota Solo Jawa Tengah, Kamis (9/3).

baca juga

Merespons data total transaksi senilai Rp300 triliun tersebut, Menkopolhukam Mahfud MD sempat menyoroti bahwa laporan tersebut tak ditindaklanjuti oleh Kemenkeu.

"Itu tahun 2009 sampai 2023, ada 160 laporan lebih. Taruhlah 168 sejak itu. Itu tidak ada kemajuan informasi. Sesudah diakumulasikan, semua melibatkan 460 orang lebih ke kementerian itu yang akumulasi terhadap transaksi yang mencurigakan itu bergerak di sekitar Rp300 triliun," tulis pernyataan resmi Mahfud MD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rafael Alun Tak Akan Dapat Uang Pensiun, Netizen: Ya Kali Masih Ngarep...

Rafael Alun Tak Akan Dapat Uang Pensiun, Netizen: Ya Kali Masih Ngarep...

Poptren | Minggu, 12 Maret 2023 | 12:48 WIB

Dipecat Sri Mulyani, Rafael Alun Trisambodo Terima Karma Atas Kelakuan Arogansi Anaknya

Dipecat Sri Mulyani, Rafael Alun Trisambodo Terima Karma Atas Kelakuan Arogansi Anaknya

Poptren | Jum'at, 24 Februari 2023 | 11:42 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×