Tradisi Catur Brata dan Larangan Saat Perayaan Nyepi Bagi Umat Hindu

Poptren

Rabu, 22 Maret 2023 | 07:45 WIB
Tradisi Catur Brata dan Larangan Saat Perayaan Nyepi Bagi Umat Hindu
Ilustrasi ibadah Nyepi 2023 (Paolo Nicolello/Unsplash) (suara.com)

Poptren.suara.com - Hari Raya Nyepi merupakan hari raya bagi umat Hindu yang dirayakan setiap tahun baru Saka dalam kalender Saka yang digunakan umat Hindu sebagai acuan penanggalan.

Di Indonesia, salah satu tempat yang identik dalam perayaan Nyepi adalah pulau Dewata, Bali. Selama perayaan Nyepi, suasana pulau ini tampak sepi penuh khidmat, tidak seperti biasanya yang penuh hingar-bingar oleh berbagai kesibukan.

Sehari menjelang nyepi, umat Hindu melakukan beberapa ritual dan tradisi. Salah satu tradisi yang dikenal sehari sebelum hari nyepi adalah pawai ogoh-ogoh.

Sementara tradisi pada puncak Hari Raya Nyepi, dikenal dengan tradisi Catur Brata Penyepian. Tradisi ini dimulai sejak jam 6 pagi dan berlangsung selama 24 jam atau sehari penuh Hari Raya Nyepi.

Pada tradisi Catur Brata ini ada sejumlah larangan bagi umat Hindu yang tidak boleh dilakukan, yaitu pertama amati geni, tidak boleh menghidupkan api maupun lampu. 
Kemudian larangan selanjutnya amati karya, yaitu dilarang melaksanakan aktivitas apapun. Saat Nyepi berlangsung, umat Hindu diharuskan untuk fokus introspeksi diri atas segala tindakan yang pernah dilakukan.

Selanjutnya amati lelungan, yaitu larangan keluar atau meninggalkan rumahnya masing-masing.
Lalu larangan amati lelanguan, yaitu dilarang untuk bersenang-senang, misalnya tidak boleh menonton TV ataupun bermain game.
Adapun tujuan dari pelarangan tersebut adalah untuk menjernihkan pikiran dan mengheningkan diri bagi setiap orang selama perayaan Nyepi.

Setelah melakukan Catur Brata penyepian, umat Hindu melaksanakan Ngembak Geni, yang artinya bebas untuk menyalakan api ataupun penerangan lainnya. Dalam tradisi ini biasanya umat Hindu saling bersilaturahmi dan saling maaf memaafkan satu sama lain. 

Masyarakat yang berada di Bali termasuk wisatawan tidak boleh keluar rumah selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi.Perayaan Nyepi di Bali ini ternyata menjadi salah satu hal yang menginspirasi kampanye World Silent Day, yang dibuat oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). World Silet Day diperingati setiap tanggal 21 Maret.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Chris Hemsworth Girang Naik Motor Bareng Istri di Bali, Warganet: Thor Aja Pakai Helm!

Chris Hemsworth Girang Naik Motor Bareng Istri di Bali, Warganet: Thor Aja Pakai Helm!

Entertainment | Selasa, 21 Maret 2023 | 22:40 WIB

Ogoh-ogoh di Bali: Sejarah, Tujuan dan Filosofi dalam Perayaan Nyepi

Ogoh-ogoh di Bali: Sejarah, Tujuan dan Filosofi dalam Perayaan Nyepi

News | Selasa, 21 Maret 2023 | 17:50 WIB

Melihat Upacara Tawur Agung Kesanga

Melihat Upacara Tawur Agung Kesanga

Foto | Selasa, 21 Maret 2023 | 17:17 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×