Poptren.suara.com - Bagi sebagian besar orang kucing merupakan binatang lucu yang menggemaskan. Namun ada beberapa anggapan yang menyatakan bahwa bulu kucing dapat menyebabkan wanita mandul karena pada bulu kucing terdapat parasite toksoplasma
Dilansir dari situs kemkes, berdasarkan studi didapatkan bahwa bulu kucing tidak menyebabkan terjadinya kemandulan bagi wanita. Parasit toksoplasma sendiri disebarkan melalui kotoran kucing bukan pada bulu kucing.
Kotoran kucing yang mengandung parasit penyebab infeksi inilah yang disebut dengan toksoplasma, yang mungkin saja terbawa oleh kucing.
Oleh karena itu, disarankan saat membersihkan kandang dan tempat Kucing harus berhati-hati Bukan karena kucing Anda yang berbahaya, tetapi parasit bersel tunggal yang disebut toksoplasma yang mungkin saja terbawa oleh kucing.
Jika tertular toksoplasma saat hamil atau beberap bulan sebelum hamil, parasit ini dapat meyebabkan cacat lahir serius seperti kerusakan mata dan otak pada janin. Sekitar setengah dari bayi yang terinfeksi tokso lahir prematur.
Kerusakan lainnya dapat timbul berminggu-minggu, bulanan atau tahunan setelah kelahiran, termasuk kerusakan hati dan limpa, ketulian atau gangguan pendengaran, penyakit kuning, kerusakan mata dan masalah penglihatan, diare, muntah, masalah makan, dan ruam kulit. Mungkin, ada juga hubungan antara infeksi tokso dengan ketidaksuburan dan keguguran pada wanita.
Berdasarkan hasil penelitian, 40 persen wanita hamil pengidap toksoplasma pada awal kehamilan, janin yang dilahirkan akan terinfeksi dan 15 persen mengalami abortus atau kelahiran dini. Sebanyak 17 persen janin terinfkesi pada trimesterpertama, 24 persen pada trimester kedua, dan 62 persen pada trimester ketiga.
Berikut beberapa cara pencegahan terkena toksoplasma:
1. Perempuan hamil tidak disarankan membersihkan kandang dan kontak langsung dengan kucing.
2. Bersihkan kandang setiap hari.
3. Sediakan makanan kucing dalam bentuk kering, kaleng atau yang dimasak secara merata.
4. Masak daging secara matang dan merata.
5. Cuci buah dan sayur terutama yang ditanam sendiri dengan sabun pencuci piring, bilas hingga bersih.
6. Gunakan sarung tangan saat berkebun.
7. Periksa secara rutin status kesehatan kucing