Banyak yang Belum Tahu, Apa Itu Beras Analog dan Kandungan Gizinya

Poptren | Suara.com

Selasa, 18 April 2023 | 12:30 WIB
Banyak yang Belum Tahu, Apa Itu Beras Analog dan Kandungan Gizinya
Ilustrasi beras. ((Foto: Pexels/Polina Tankilevitch))

Beras Analog merupakan pangan alternatif pengganti beras yang terbuat dari selain padi, berbentuk mirip dengan butiran beras asal padi.  

Dari segi rasa dan cara memasak, beras Analog ini tidak jauh berbeda dengan beras biasa, tapi warnanya tidak seputih beras asal padi.  

Selain itu, berbeda dengan beras biasa, beras Analog lebih tahan lama dan tidak perlu dicuci saat akan dimasak.

Guru Besar bidang Ilmu Rekayasa Pangan IPB Prof Dede Robiatul Adawiyah mengatakan dalam penelitiannya pada 2014, bahan lain selain padi bisa dijadikan sumber karbohidrat sehingga bisa menjadi alat diversifikasi pangan.

"Meskipun memakai frasa beras tiruan, bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan alami dari sumber pati atau mengandung zat tepung dan karbohidrat. Layaknya beras dari padi, beras tiruan dinilai dapat menggantikan sumber karbohidrat dan dapat menjadi potensi bahan pangan utama masyarakat Indonesia," katanya usai media workshop bertajuk “Cinta Pakai Micin, Why Not?” di Jakarta, Senin (17/4/2023).

Lebih lanjut Prof Dede Robiatul Adawiyah mengatakan beras analog dibuat dengan cara menghaluskan bahan kemudian membentuknya menjadi butiran menyerupai beras dengan karakteristik mendekati beras.

“Mengingat sumber pati kita banyak, karbohidrat kita banyak, itu bisa dipakai untuk menghasilkan beras nonpadi, beras yang dihasilkan dari berbagai macam sumber pati itu,” imbuhnya. 

Menurut Prof Dede, beras analog bukan hanya dibuat dari shirataki. "Sirataki itu kan dibuatnya dari umbi porang, jadi (beras) analog itu bisa dibuat dari macam-macam (bahan), misalnya ubi jalar, singkong, sagu. Namanya analog, tiruan,” katanya. 

Untuk membuat beras analog diperlukan bahan baku dan bahan tambahan yang tepat. 

Beras analog dapat dibuat dari sumber pati nonberas yang sudah berbentuk tepung dengan tambahan kacang-kacangan sebagai sumber protein.

Bahan tambahan lain yang diperlukan adalah komponen pati dari tapioka dan pengemulsi dari gliserol monostearat (GMS), lesitin kedelai, serta sodium lactylate (SSL).

Selain bahan utama dan bahan tambahan, beras analog pun dapat ditambah dengan bahan fortifikasi lain untuk meningkatkan nilai gizinya. Beberapa bahan fortifikasi yang dapat digunakan adalah vitamin A, vitamin E, dan mineral.

Namun, Prof Dede mengatakan masih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki stigma negatif terhadap beras analog.

Di samping penggunaan kata analog atau tiruan sebagai penyebutan beras ini, masyarakat masih menganggap beras dari padi masih menjadi yang terbaik.

“Kadang-kadang, konsumen menolak (karena) persepsinya tiruan. Tapi dari sisi bentuk sebetulnya bisa (menjadi bahan alternatif untuk pendamping beras dari padi),” tutur Prof. Dede.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Khofifah bersama Bulog Salurkan 102.753 Ton Beras untuk Masyarakat di Jatim

Khofifah bersama Bulog Salurkan 102.753 Ton Beras untuk Masyarakat di Jatim

Jatim | Minggu, 16 April 2023 | 12:39 WIB

Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Atau Beras? Ini Kata Buya Yahya

Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Atau Beras? Ini Kata Buya Yahya

Lifestyle | Kamis, 13 April 2023 | 18:00 WIB

Polemik Impor Beras, RI Hadapi Krisis Pangan?

Polemik Impor Beras, RI Hadapi Krisis Pangan?

Bisnis | Selasa, 11 April 2023 | 17:11 WIB

Terkini

Game Anyar World of Tanks HEAT Segera Debut, Ada 15 Kendaraan Kustom

Game Anyar World of Tanks HEAT Segera Debut, Ada 15 Kendaraan Kustom

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:45 WIB

Kaca Pecah, Bus Transjakarta Ditabrak Sesama Armada di Depo Kampung Rambutan

Kaca Pecah, Bus Transjakarta Ditabrak Sesama Armada di Depo Kampung Rambutan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:45 WIB

Wajib Tahu! 5 Langkah Basic Skincare Pagi untuk Usia 25 Tahun ke Atas

Wajib Tahu! 5 Langkah Basic Skincare Pagi untuk Usia 25 Tahun ke Atas

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:45 WIB

The Punisher: One Last Kill, Brutal Sepanjang 48 Menit Itu Nggak Cukup!

The Punisher: One Last Kill, Brutal Sepanjang 48 Menit Itu Nggak Cukup!

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:43 WIB

Topeng Pembina Pramuka: Mahasiswa Surabaya Tega Cabuli Siswi SMP 10 Kali

Topeng Pembina Pramuka: Mahasiswa Surabaya Tega Cabuli Siswi SMP 10 Kali

Jatim | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:43 WIB

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Digelar, Ini Waktu dan Jalur Pendaftarannya

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Digelar, Ini Waktu dan Jalur Pendaftarannya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:43 WIB

RANS Entertainment Bikin Acara di Pekanbaru, Hadirkan Hiburan hingga Pariwisata

RANS Entertainment Bikin Acara di Pekanbaru, Hadirkan Hiburan hingga Pariwisata

Riau | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:39 WIB

Tayang Paruh Kedua, Variety Show Fresh off the Sea 3 Rilis Anggota Baru

Tayang Paruh Kedua, Variety Show Fresh off the Sea 3 Rilis Anggota Baru

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:34 WIB

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:33 WIB

Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman

Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:33 WIB