Hati-hati ! Deretan Jamur yang Tidak Disarankan untuk Dikonsumsi

Poptren Suara.Com
Selasa, 09 Mei 2023 | 08:47 WIB
Hati-hati ! Deretan Jamur yang Tidak Disarankan untuk Dikonsumsi
Ilustrasi jamur (Freepik)

Poptren.suara.com - Siapa yang tidak tahu jamur. Salah satu organisme tumbuhan ini bisa dijumpai di banyak tempat dan selalu menarik untuk jadi bahan omongan. Selain dengan mudahnya dijumpai di hutan, jamur juga mudah ditemukan di tempat lembab, jalan raya, tempat parkir, bahkan di atap rumah.

Perlu diingat, tidak semua jamur aman untuk dimakan karena beberapa jenis jamur bisa sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Penting adanya untuk mengetahui dan memahami jenis-jenis jamur, dan mana yang berbahaya. Dikutip dari beberapa laman tumbuhan, setidaknya ada empat jenis jamur yang beracun dan berbahaya, yaitu :

1. Galerina marginata

Jamur satu ini dikemas dengan amatoksin yang mengganggu hati dan ginjal. Apabila dikonsumsi akan sebabkan gangguan pencernaan yang parah, kegagalan organ, dan bahkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat. Keracunan fatal akibat jamur ini karena orang salah mengira sebagai jamur halusinogen. Galerina marginata banyak ditemukan di belahan bumi utara dan umumnya tumbuh dalam kelompok kecil di atau dekat kayu konifer.

2. Pholiotina rugosa

Jamur jenis ini sama seperti Galerina marginata, jenis jamur yang ering dikira sebagai jamur halusinogen. Nyatanya efek dari jamur ini jika dimakan sangat berbahaya karena tutup coklat berbentuk kerucut mereka sering disalahartikan sebagai Psilocybe, atau jamur ajaib.

Setelah enam hingga 24 jam jamur masuk ke perut, orang yang menelannya akan alami beberapa gejala gastrointestinal yang sangat buruk. Selain itu seringkali pada awalnya efek dari jamur ini dianggap sebagai keracunan makanan. Kemudian dengan cepat diikuti oleh gagal hati, yang apabila semakin parah, akan sebabkan kematian.

3. Amanita phalloides

 Jamur ini sering disebut dengan "death cap" atau topi maut, karena dapat mematikan manusia dalam waktu beberapa hari setelah dikonsumsi. Laman Discover Wild Life menuliskan jamur ini memiliki racun yang sangat kuat dan tidak bisa dimasak atau dimakan dalam bentuk apa pun. Artinya, jika tertelan maka bisa menyebabkan gagal hati, gagal ginjal, dan kematian.

Baca Juga: Nasi Ayam Jamur Teriyaki, Simpel dan Cocok untuk Sajian Makan Siang Keluarga

4. Gyromitra

Jamur jenis ini banyak ditemukan di hutan dan memiliki bentuk yang unik. Dengan tutup yang menyerupai otak dan batang putih krem yang sangat mirip dengan jamur morel yang bernilai tinggi. Jamur ini mengandung racun yang dapat menyebabkan mual, pusing, dan bahkan kematian jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Jamur yang sering disebut jamur morel palsu ini memiliki kandungan yang mematikan yaitu toksin gyromitrin, dimana ketika toksin tersebut masuk ke dalam tubuh akan terurai menjadi senyawa beracun. Senyawa tersebut bekerja pada sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan berbagai gejala neurologis dan gastrointestinal yang tidak menyenangkan bahkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI