Waspada ! Deretan Penyebab Kanker Kepala dan Leher yang Umum Terjadi

Poptren

Rabu, 26 Juli 2023 | 14:16 WIB
Waspada ! Deretan Penyebab Kanker Kepala dan Leher yang Umum Terjadi
Ilustrasi anker (Freepik)

Poptren.suara.com - Kanker masih menjadi penyakit mematikan yang banyak ditakuti orang karena kanker bisa menyerang siapa saja, tidak peduli jenis kelamin maupun usia. Kanker ada banyak, contohnya kanker darah, kanker tulang, kanker paru-paru, kanker prostat hingga kanker kepala dan leher.

Kanker kepala dan leher, seperti yng tertulis pada laman American Cancer Society, dapat memengaruhi bagian lain dari kepala dan leher, termasuk mulut dan tenggorokkan. Kanker kepala dan leher bisa juga disebut istilah yang digunakan untuk mendefinisikan kanker yang berkembang di mulut, tenggorokan, hidung, kelenjar ludah, atau area lain di kepala dan leher, dimana biasanya muncul di sel skuamosa yang melapisi mulut, tenggorokan atau faring serta kotak suara atau laring.

Masih dari laman American Cancer Society, kanker kepala dan leher ada beberapa nama tergantung dari mana kanker tersebut muncul. Sebagai informasi, meskipun jarang terbentuk di sinus atau kelenjar ludah, namun karena lokasinya yang terletak di saluran pernapasan, kanker ini membuat penderitanya kesulitan untuk makan, menelan bahkan bernapas.

Laman Cleveland Clinic menuliskan ragam penyebab kanker kepala dan leher, diantaranya :

1. Tembakau

Tembakau adalah penyebab paling umum dari kanker kepala dan leher, karena sekitar 70-80 persen dari kanker ini terkait dengan penggunaan tembakau, yang meliputi rokok batangan, cerutu hingga tembakau yang dikunyah. Selain itu, terkena paparan asap rokok juga dapat meningkatkan risikonya.

2. Alkohol

Kombinasi penggunaan alkohol dan tembakau, apalagi jika dikomsumsi terlalu banyak, maka akan meningkatkan resiko penyakit kanker kepala dan leher.

3. Sistem kekebalan yang lemah

baca juga

Hal ini mempersulit tubuh untuk kanker, contohnya infeksi HIV dan operasi besar seperti ransplantasi organ atau sumsum tulang, dimana keduanya ikaitkan dengan kanker karena lemahnya sistem kekebalan tubuh.

4. Paparan radiasi

Melakukan terapi radiasi untuk tumorm baik yang ganas ataupun tidak, meskpiun resikonya rendahm tetap ada kaitannya dengan kanker kelenjar ludah.

5. Makanan tinggi garam

Terlalu banyak memakan makanan dengan kandungan garam yang tinggi, ikan asin contohnya, dapat meningkatkan risiko kanker nasofaring.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Catat ! Deretan Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Mulut

Catat ! Deretan Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Mulut

Poptren | Selasa, 30 Mei 2023 | 09:02 WIB

Tingkatkan Waspada ! Deretan Gejala Kanker Pada Anak

Tingkatkan Waspada ! Deretan Gejala Kanker Pada Anak

Poptren | Jum'at, 17 Februari 2023 | 10:00 WIB

Deretan Makanan yang Bisa Menjadi Perisai Kanker

Deretan Makanan yang Bisa Menjadi Perisai Kanker

Poptren | Senin, 26 Desember 2022 | 12:38 WIB

Potensi Kentang dan Tomat Sebagai Penawar Kanker di Masa Depan

Potensi Kentang dan Tomat Sebagai Penawar Kanker di Masa Depan

Poptren | Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:55 WIB

Terkini

Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap 3,5 Kilogram Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah Berdiri

Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap 3,5 Kilogram Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah Berdiri

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

Wali Santri Desak Ponpes Ndholo Kusumo Dibuka Kembali, Kemenag Tegaskan Izin Pondok Tetap Dicabut

Wali Santri Desak Ponpes Ndholo Kusumo Dibuka Kembali, Kemenag Tegaskan Izin Pondok Tetap Dicabut

Jawa Tengah | Senin, 29 Juni 2026 | 17:11 WIB

Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak El Nino

Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak El Nino

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:10 WIB

Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'

Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 17:09 WIB

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:09 WIB

Negara Hemat Rp30 Juta Per Orang, TB Hasanuddin Minta Latsarmil Kopdes Dihapus

Negara Hemat Rp30 Juta Per Orang, TB Hasanuddin Minta Latsarmil Kopdes Dihapus

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:08 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Makassar, Tawarkan Promo Hunian, Kendaraan hingga Liburan Keluarga

BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Makassar, Tawarkan Promo Hunian, Kendaraan hingga Liburan Keluarga

Sulsel | Senin, 29 Juni 2026 | 17:06 WIB

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:02 WIB

Tren Pembayaran Cashless Only: Praktis Buat Tenant, Ribet Buat Pembeli

Tren Pembayaran Cashless Only: Praktis Buat Tenant, Ribet Buat Pembeli

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 17:00 WIB

×