Wanita Bercadar Pulang Umrah Murtad, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat

Poptren | Suara.com

Senin, 07 Agustus 2023 | 18:21 WIB
Wanita Bercadar Pulang Umrah Murtad, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat (Istimewa)

Poptren.suara.com - Seorang wanita menyatakan keluar dari Islam setelah pulang dari umrah, dalam video yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Dalam video tersebut wanita itu mengaku bernama Susan berasal dari Indramayu yang sudah lama hidup di Bandung.

"Sebelum saya mengenal Tuhan Yesus, saya juga sebelumnya 2019 saya sudah berangkat umrah dan bercadar juga. Kenapa saya ingin ikut Tuhan Yesus karena awal mulanya saya itu merasa kayak gak punya hidup damai sejahtera di agama sebelumnya mohon maaf," kata Susan dalam Youtube Channel Islamic Quotes, dikutip Senin (7/8).

Dia mengaku sebelumnya menjadi muslimah yang taat, dengan menjalankan semua ritual keagamaan yang biasa dilakukan. Bahkan dia rutin menjalankan tahajud. 

"Kenapa saya ingin ikut Tuhan Yesus, karena awal mulanya saya itu merasa kayak gak punya hidup damai sejahtera di agama sebelumnya mohon maaf. Karena sebelumnya saya juga taat melakukan ibadah puasa, tahajud dan seperti orang lain lakukan di agama seberang. Terus saya berdoa sama Tuhan Waktu itu saya kasih sakit dulu sama Tuhan dan mungkin itu proses Tuhan untuk membentuk saya dan merasakan kasih karunia Tuhan sehingga saya diselamatkan oleh Tuhan," ujarnya.

Merespons video yang sempat viral tersebut, Ustadz Adi Hidayat tidak memberikan caci maki, namun menceritakan kondisi Islam di awal dakwah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam (S.A.W). Dia mengatakan saat nabi menyampaikan risalah Islam terdapat beragam respons yang lahir dari aneka kelompok masyarakat pada saat itu. 

"Ada di antara mereka yang beriman menerima kebenaran risalah Islam lantas memeluk ini dan mengerti tentang kedalamannya, rasionalitasnya, sehingga mampu mengamalkan nilai-nilai yang dibawa oleh Islam. Serta bimbingannya secara benar terukur dan meraih keberkahannya," kata Adi Hidayat.

Namun, kata dia, ada di antara mereka yang meragukan risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, sehingga masih menimbang antara mengikuti atau mengabaikannya. Di sisi lain terdapat kelompok yang sama sekali tidak merespons ajaran nabi atau dakwah yang nabi sampaikan dengan kesan yang positif. 

Menurut Adi, mereka cepat mengabaikan dan meninggalkan dakwah nabi bahkan juga disertai dengan tuduhan atau bahkan juga tantangan-tantangan yang melahirkan pergolakan pergolakan tertentu sampai ke level yang bersifat menyakiti baik verbal ataupun physical. 

Di antara mereka ada kalangan yang tetap dengan kekufurannya ada orang yang dilisannya menyatakan keislamannya namun perilakunya justru menyimpang dari nilai-nilai keislaman bahkan merencanakan perilaku yang menentang terhadap dakwah Nabi Muhammad SAW.

"Menariknya ada juga di antara mereka yang menyatakan keislamannya namun masih labil dengan keislaman yang mereka deklarasikan itu, sehingga mudah terpengaruh provokasi bahkan kembali kepada keyakinan dan perilaku awal yang mereka lakukan golongan kedua diistilahkan dengan munafik dan yang ketiga disebut dengan kaum murtadin,"

Adi menceritakan, Nabi Muhammad dengan kehalusan rasanya, rasa kasih yang dalamnya dengan simpati yang sangat luas itu, nabi merasakan kesedihan yang mendalam. Hal itu karena khawatir orang-orang yang menentang nabi kemudian wafat tanpa iman. 

"Tidak mendapatkan perhatian dan kasih dari Allah SWT. Kebahagiaan di akhirat kelak adalah keimanan seseorang yang menjadi inti bekal kehidupan dalam membawa nilai-nilai terbaik dan bekal-bekal terbaik untuk mendapatkan rahmat Allah SWT," jelasnya.

Nabi Muhammad, kata Adi, juga merasakan kesedihan karena dikhawatirkan orang-orang yang cepat ingkar ini justru menggalang kekuatan untuk melukai atau melakukan pertentangan. Baik kepada dakwah ataupun kepada pemeluk Islam pada saat itu.

"Allah berfirman di Quran surat ke-3 Al-Imran, ayat 176 dijelaskan tidak harus respons kekufuran mereka yang melakukan pertentangan itu, menjadikan engkau cepat merasakan sedih yang mendalam. Sungguh orang-orang yang berpaling darimu itu orang-orang yang melakukan pertentangan yang mengingkari dakwah yang keluar dari Islam yang pernah kau sampaikan yang menyatakan keislaman namun juga melakukan pertentangan kepada Allah," kata Adi.

Menurutnya, mereka semua itu tak akan mampu mengurangi sedikitpun keagungan Allah SWT tidak akan mampu mencelakai sedikitpun wali-wali Allah. Orang-orang yang berjuang menegakkan Islam, orang-orang yang memeluk Islam dengan benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ustaz Adi Hidayat Bocorkan 3 Hal yang Selalu Diminta Rasulullah Usai Salat, Doa Tak Perlu Panjang-panjang!

Ustaz Adi Hidayat Bocorkan 3 Hal yang Selalu Diminta Rasulullah Usai Salat, Doa Tak Perlu Panjang-panjang!

News | Minggu, 06 Agustus 2023 | 19:30 WIB

Cerita 7 Wanita di Ogan Ilir 'Dijual' Saudara Bekerja di Malaysia, Minta Setoran  Rp 41 Juta Per Bulan

Cerita 7 Wanita di Ogan Ilir 'Dijual' Saudara Bekerja di Malaysia, Minta Setoran Rp 41 Juta Per Bulan

Sumsel | Minggu, 06 Agustus 2023 | 18:26 WIB

Buku 'Wanita Muda di Sebuah Hotel Mewah': Realitas Kemiskinan di Sekitar Kita

Buku 'Wanita Muda di Sebuah Hotel Mewah': Realitas Kemiskinan di Sekitar Kita

Your Say | Minggu, 06 Agustus 2023 | 12:45 WIB

Terkini

Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan

Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan

Bogor | Jum'at, 15 Mei 2026 | 00:15 WIB

Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen

Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen

Jabar | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:59 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan

Banten | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:53 WIB

'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026

'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026

Jabar | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:46 WIB

4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026

4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026

Bogor | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:40 WIB

Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT

Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT

Sumsel | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:38 WIB

Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok

Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok

Jakarta | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:22 WIB

Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat

Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat

Banten | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:17 WIB

Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?

Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?

Jakarta | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:13 WIB

Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah

Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah

Bogor | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:12 WIB