Poptren.suara.com - Selulit atau Stretch mark adalah jenis bekas luka yang terbentuk ketika kulit mengalami perubahan yang cepat, baik meregang atau menyusut. Perubahan ini yang terjadi secara tiba-tiba menyebabkan kolagen dan elastin, komponen penting dalam struktur kulit, pecah karena tidak mampu mengimbangi perubahan ukuran kulit dengan cepat.
Selulit merupakan kondisi kulit yang ditandai oleh adanya tonjolan-tonjolan kecil yang sering kali memiliki tampilan seperti "kulit jeruk". Biasanya, selulit muncul di area-area tertentu seperti paha, pantat, pinggul, dan perut. Kondisi ini lebih umum terjadi pada perempuan daripada pria.
Terbentuknya selulit disebabkan oleh tekanan dari jaringan lemak di bawah kulit yang mendorong melalui serat-serat kolagen yang menghubungkan kulit dengan lapisan di bawahnya. Ini menyebabkan permukaan kulit terlihat tidak merata dengan tonjolan atau "gundukan" yang terlihat.
Beberapa faktor yang mempengaruhi kemunculan selulit meliputi faktor genetik, hormon, usia, jenis kelamin, serta gaya hidup seperti pola makan dan aktivitas fisik. Meskipun selulit bisa mengganggu tampilan kulit, umumnya tidak membahayakan dan tidak menimbulkan masalah medis yang serius.
Ada berbagai produk dan perawatan kosmetik yang tersedia untuk membantu mengurangi tampilan selulit, walaupun tingkat efektivitasnya bervariasi. Faktor gaya hidup seperti menjaga berat badan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan menjaga kulit tetap terhidrasi juga dapat membantu mengurangi tampilan selulit.
Cara Mengobati Selulit
Dokter dapat merekomendasikan beberapa cara untuk mengobati selulit, meskipun penting untuk diingat bahwa tidak ada metode yang benar-benar dapat menghilangkan selulit secara permanen. Berikut adalah beberapa cara yang bisa direkomendasikan oleh dokter:
1. Perubahan Gaya Hidup:
- Menjaga Berat Badan
Menjaga berat badan yang sehat melalui pola makan seimbang dan olahraga dapat membantu mengurangi tumpukan lemak yang dapat memperburuk tampilan selulit.
- Olahraga Teratur
Melakukan olahraga kardiovaskular dan latihan kekuatan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengencangkan jaringan di bawah kulit.
- Hidrasi
Memastikan tubuh terhidrasi dengan cukup minum air setiap hari juga dapat membantu menjaga elastisitas kulit.
2. Perawatan Klinis
Baca Juga: Lagi, Syahrini Selfie dengan Tas Mewah Seharga Rumah. Wah!
- Terapi Laser
Terapi laser dapat merangsang produksi kolagen dan meningkatkan sirkulasi darah untuk mengurangi tampilan selulit.
- Terapi Gelombang Akustik
Metode ini menggunakan gelombang suara untuk merangsang jaringan kulit dan memecah tumpukan lemak di bawah kulit.
- Terapi Vakum
Terapi ini melibatkan penggunaan perangkat vakum yang menghisap kulit untuk meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang jaringan.
- Perawatan Injeksi
Dokter dapat meresepkan injeksi yang mengandung zat-zat tertentu untuk membantu memecah lemak dan merangsang produksi kolagen.
3. Perawatan Topikal
- Krim dan Losion
Beberapa produk topikal mengandung bahan-bahan seperti retinol, kafein, atau asam hidroksi yang diklaim dapat membantu mengurangi tampilan selulit. Namun, efektivitas produk-produk ini bervariasi dan hasilnya mungkin tidak permanen.
4. Perawatan Bedah
- Liposuction
Prosedur ini melibatkan pengangkatan lemak melalui pembedahan. Namun, liposuction tidak selalu efektif untuk mengatasi selulit dan biasanya lebih ditujukan untuk mengurangi tumpukan lemak secara umum.
Sebelum memutuskan untuk mengikuti suatu metode pengobatan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter akan mengevaluasi kondisi kulit Anda dan memberikan rekomendasi yang sesuai berdasarkan kebutuhan Anda dan faktor-faktor lain yang relevan.