KLHK Bantah Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

Poptren

Senin, 14 Agustus 2023 | 11:19 WIB
KLHK Bantah Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia
Polusi udara di Jakarta (Suara.com/AlfianWinanto)

Poptren.suara.com - Sigit Reliantoro, Direktur Jenderal Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan bahwa narasi Jakarta sebagai kota paling berpolusi di dunia perlu dikoreksi.

Sigit menampik klaim bahwa Jakarta merupakan kota paling berpolusi di dunia. Ia menyatakan bahwa hal tersebut merupakan framing. Sebaliknya, Sigit mengklaim bahwa dari tahun 2018 hingga 2023, kualitas udara di Jakarta sebagian besar masuk dalam kategori baik dan sedang.

"Jika kita melihat data dari tahun 2018 hingga 2023, sebenarnya kondisi udara di Jakarta sebagian besar berada dalam kategori baik dan sedang. Bahkan, selama masa pandemi Covid-19 dan sebelumnya, kualitas udara cenderung baik," ungkap Sigit dalam video di kanal YouTube KLHK yang dikutip pada Senin (14/8/2023).

Menurut Sigit, pengukuran kualitas udara di Jakarta tidak bisa hanya mengandalkan satu atau dua sumber data. Ia menekankan adanya metodologi dan kriteria tertentu yang ideal untuk melakukan pengukuran tersebut. Sigit juga memaparkan data dari Index Visual Map (IVM) yang menunjukkan hasil yang berbeda. Data tersebut menunjukkan bahwa Jakarta bukanlah kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia.

Ia juga menyebutkan bahwa tingkat kontaminasi Particulate Matter (PM2.5) atau polusi di Jakarta lebih rendah daripada beberapa kota lain, seperti Copenhagen (500), Alaska saat kebakaran hutan (200), dan China (262), serta 208 di India. Bahkan, terdapat kota di Spanyol dengan skor 272 di Eropa.

Namun, Sigit mengakui bahwa ada peningkatan pencemaran udara di Jakarta, terutama disebabkan oleh debu dan mobilitas kendaraan pribadi yang tinggi.

"Ini memiliki korelasi, artinya faktor debu juga berkontribusi terhadap indeks kualitas udara di Jakarta," katanya.

Pada laporan sebelumnya, kualitas udara di Jakarta dinilai menjadi yang terburuk di dunia pada Minggu (13/8), dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai angka 170 pada pukul 06.00 WIB, masuk dalam kategori tidak sehat karena adanya polusi udara PM2.5.

Pemantauan terbaru ini menempatkan Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara paling buruk di dunia, diikuti oleh Dubai (UEA) dan Johannesburg (Afrika Selatan).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rentan Sakit karena Polusi, Ketua DPRD DKI Usul Pekerja Lapangan Dapat Insentif Buat Beli Obat

Rentan Sakit karena Polusi, Ketua DPRD DKI Usul Pekerja Lapangan Dapat Insentif Buat Beli Obat

News | Minggu, 13 Agustus 2023 | 09:10 WIB

Ternyata! Jakarta Jadi Urutan Pertama Kota Paling Polusi di Indonesia

Ternyata! Jakarta Jadi Urutan Pertama Kota Paling Polusi di Indonesia

Poptren | Senin, 18 Juli 2022 | 16:43 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×