Hal-hal yang Sebabkan Kendaraan tidak Lulus Uji Emisi

Poptren | Suara.com

Senin, 04 September 2023 | 11:15 WIB
Hal-hal yang Sebabkan Kendaraan tidak Lulus Uji Emisi
Kendaraan bermotor (Suara.com)

Poptren.suara.com - Uji emisi mulai dilakukan di Jakarta, dan ada tilang yang dikenakan kepada pengendara yang berlaku sejak satu September 2023.

Pengendara yang kendaraannya belum atau tidak lulus uji emisi akan mendapat tilang dan harus bayar denda. Kendaraan yang lulus uji emisi harus sesuai kriteria yang ditentukan. Apa saja kriterianya ? Asep Kuswanto, selaku kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, menjelaskan bahwa razia uji emisi adalah salah satu upaya pemerintah agar membantu mengurangi polusi udara.

Asep mengatakan sanksi yang dikenakan kepada pengendara yang kendaraannya belum atau tidak lolos uji emisi telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kendaraan bermotor yang hasil uji emisinya di atas ambang batas buang, maka kendaraan tersebut tidak lulus uji emisi.

Batas ambang pembuangan gas berdasarkan pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2008 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan bermotor, dimana secara terinci, yakni :

1. Mobil bensin tahun produksi di bawah 2007, wajib memiliki kadar karbon monoksida (CO) di bawah 3,0 persen dengan hidrokarbon (HC) di bawah 700 part per million (ppm).

2. Mobil bensin tahun produksi di atas 2007, kadar CO - nya wajib di bawah 1,5 persen dengan HC di bawah 200 ppm.

3. Mobil diesel tahun produksi di bawah 2010 dan bobot kendaraan di bawah 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas (timbal) maksimal 50 persen.

4. Mobil diesel tahun produksi di atas 2010 dan bobot kendaraan di bawah 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas maksimal 40 persen.

5. Mobil diesel tahun produksi di bawah 2010 dan bobot kendaraan di atas 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas maksimal 60 persen.

6. Mobil diesel tahun produksi di atas 2010 dan bobot kendaraan di atas 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas maksimal 50 persen.

7. Motor dua (2) tak (motor bakar dua langkah) produksi di bawah tahun 2010, CO di bawah 4,5 persen dan HC 12.000 ppm.

8. Motor empat (4) tak (motor bakar empat langkah) produksi di bawah tahun 2020, CO maksimal 5,5 persen dan HC 2.400 ppm.

9. Motor di atas 2010, dua (2) tak maupun empat (4) tak, CO wajib maksimal 4,5 persen dan HC 2.000 ppm.

Laman My Pertamina menuliskan satu alasan mengapa kendaraan tidak lulus uji emisi karena adanya proses pembakaran yang tidak sempurna, dimana beberpa hal pemicunya adalah :

1. Oli tidak sesuai

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sistem Teknologi Baru Eksklusif iON dari Hankook Tire Jadikan Produk Representatif untuk Mobil Listrik

Sistem Teknologi Baru Eksklusif iON dari Hankook Tire Jadikan Produk Representatif untuk Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 31 Agustus 2023 | 19:48 WIB

Mobil Sejuta Umat di Indonesia: Jejak Sejarah yang Menghubungkan Generasi

Mobil Sejuta Umat di Indonesia: Jejak Sejarah yang Menghubungkan Generasi

Press Release | Kamis, 31 Agustus 2023 | 06:15 WIB

Kadishub DKI Jakarta: Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi Akan Diputar Balik

Kadishub DKI Jakarta: Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi Akan Diputar Balik

Jakarta | Selasa, 29 Agustus 2023 | 19:44 WIB

Terkini

4 Zodiak yang Beruntung pada 8 April 2026, Waktunya Meraih Kebahagiaan

4 Zodiak yang Beruntung pada 8 April 2026, Waktunya Meraih Kebahagiaan

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 06:14 WIB

Ledakan Dahsyat Guncang Teheran Saat Rudal Amerika-Israel Hancurkan Permukiman di Provinsi Alborz

Ledakan Dahsyat Guncang Teheran Saat Rudal Amerika-Israel Hancurkan Permukiman di Provinsi Alborz

News | Rabu, 08 April 2026 | 06:12 WIB

Update Harga Plastik April 2026, Naik Drastis Imbas Isu Geopolitik

Update Harga Plastik April 2026, Naik Drastis Imbas Isu Geopolitik

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 06:05 WIB

Anak SD Ini Punya Skill Cukur Rambut Luar Biasa, Hasilnya Sekelas Barbershop

Anak SD Ini Punya Skill Cukur Rambut Luar Biasa, Hasilnya Sekelas Barbershop

Entertainment | Rabu, 08 April 2026 | 06:00 WIB

Trump Ancam 'Hancurkan Peradaban', Iran Respon dengan Siap Siaga Perang Penuh

Trump Ancam 'Hancurkan Peradaban', Iran Respon dengan Siap Siaga Perang Penuh

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 05:57 WIB

Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang

Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang

Banten | Selasa, 07 April 2026 | 23:22 WIB

Hanya 18 Jemaah Asal Kota Sukabumi yang Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini, Ada Apa?

Hanya 18 Jemaah Asal Kota Sukabumi yang Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini, Ada Apa?

Jabar | Selasa, 07 April 2026 | 23:17 WIB

Investasi Berdarah di Babakan Madang: Korban Dianiaya, Dirampok Rp125 Juta Pakai Uang Mainan

Investasi Berdarah di Babakan Madang: Korban Dianiaya, Dirampok Rp125 Juta Pakai Uang Mainan

Bogor | Selasa, 07 April 2026 | 23:08 WIB

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:51 WIB

Program BRI Peduli Berikan Cek Kesehatan Gratis untuk 9.500 Masyarakat

Program BRI Peduli Berikan Cek Kesehatan Gratis untuk 9.500 Masyarakat

Kaltim | Selasa, 07 April 2026 | 22:29 WIB