Indonesia Terancam Kebanjiran Akuntan Asing Pasca MEA 2015

Adhitya Himawan

Sabtu, 21 November 2015 | 17:49 WIB
Indonesia Terancam Kebanjiran Akuntan Asing Pasca MEA 2015
Indonesia Development UTS:INSEARCH [insearch.edu.au]

Suara.com - Akuntan Indonesia dapat tingkatkan daya saingnya dengan memperoleh sertifikasi akuntan professional ketika Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai tahun depan. Pernyataan ini dikemukakan oleh Professor Dr. David Bond, guru besar akutansi dan keuangan dari University of Technology Sydney (UTS) pada saat sesi wawancara di gedung World Trade Center II, Jakarta. 

“Saat ini, Indonesia terancam kebanjiran akuntan professional dari negara ASEAN lainnya seperti Filipina dan Singapura. Tetapi dengan lebih banyak lagi akuntan Indonesia memiliki sertifikasi, Indonesia dapat bersaing kuat di dalam negeri serta dapat mengambil manfaat dari pasar MEA yang terbuka luas,” ujar Bond dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (18/11/2015).

Di sektor jasa, terdapat 8 jenis jasa yang akan dibuka persaingannya secara regional, salah satunya adalah jasa profesi akuntan. Tantangan bagi akuntan profesional di Indonesia akan semakin kompetitif dengan diberlakukannya pasar bebas sektor jasa dalam MEA 2015.

Saat ini jumlah akuntan profesional Indonesia masih rendah, dimana tersedia sekitar 1 akuntan profesional per 10.000 penduduk.  Sedangkan, Australia memiliki sekitar 8 per 10.000 penduduk dan Malaysia dengan sekitar 4 per 10.000 penduduk.

Menurut data Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada Februari 2014, ketersediaan akuntan profesional di Indonesia belum mencukupi kebutuhan dunia kerja. Data terakhir menunjukkan bahwa setidaknya dibutuhkan sekitar 452 ribu akuntan professional. Padahal data Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai (PPAJP) Kemenkeu mencatat bahwa hanya tersedia kurang dari 16 ribu akuntan profesional. Hingga awal tahun 2014, setidaknya terdapat 226.000 perusahaan di Indonesia yang memerlukan jasa akuntan. 

Dalam kesempatan ini Bond memaparkan bahwa sertifikasi akuntan profesional dapat memberikan manfaat yang banyak kepada akuntan Indonesia, seperti lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan dan mempunyai kreditabilitas yang tinggi hingga diterima dengan baik apabila ingin mengambil peluang di kawasan ASEAN.

Selain mengejar sertifikasi, akuntan profesional Indonesia perlu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang tinggi untuk bersaing di MEA.  Bond menjelaskan bahwa bahasa Inggris adalah bahasa bisnis, dan tentu saja merupakan bahasa utama pada saat MEA dibuka.

“Era globalisasi dan upaya untuk menyatukan suatu kawasan perlu menggunakan satu bahasa supaya bisnis berjalan dengan lancar,” ujar Bond. “Semua siswa internasional, termasuk siswa dari Indonesia, lulusan jurusan akuntansi University of Technology Sydney telah dibekali dengan ilmu yang terakreditasi oleh ikatan akutansi profesional Australia dan kemampuan bahasa Inggris yang tinggi sehingga mereka siap bersaing di Indonesia dan di MEA.”

UTS:INSEARCH, penyedia program Pathway menuju University of Technology Sydney, mulai tahun depan akan membuka program Pathway di bidang bisnis dan teknik di Jakarta. Program yang disebut jalur menuju (Pathway) UTS ini bekerja sama dengan UniSadhuGuna International College (UIC).

“Dengan adanya program Pathway bisnis dan teknik UTS:INSEARCH di Jakarta, kami berkomitmen untuk memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia untuk menghadapi MEA,” ujar Mariam Kartikatresni, Director Indonesia Development UTS:INSEARCH.

Untuk pendaftaran kelas 2016, UTS:INSEARCH akan memberikan potongan harga pendaftaran hingga 50 persen sampai akhir Desember 2015.  Para mahasiswa yang telah mendaftar dapat menjalankan program Pathway pada tahun pertama di Jakarta dan kemudian menyelesaikan dua tahun berikutnya gelar sarjana S1 mereka di University of Technology Sydney.  “UTS:INSEARCH sudah lebih dari 20 tahun berada di Indonesia dan masih memiliki komitmen yang kuat untuk membimbing dan mendidik pemimpin masa depan Indonesia di era globalisasi,” tutup Mariam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Ada Emiten dan Akuntan Publik Nakal, Mainkan Dana IPO

Masih Ada Emiten dan Akuntan Publik Nakal, Mainkan Dana IPO

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Kementerian ESDM Raih Opini WTP, BPK Catat Perbaikan Pengelolaan Keuangan

Kementerian ESDM Raih Opini WTP, BPK Catat Perbaikan Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan

Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 14:59 WIB

Aturan Baru Soal Akuntan Dinilai Buka Peluang Kerja untuk Gen Z

Aturan Baru Soal Akuntan Dinilai Buka Peluang Kerja untuk Gen Z

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:49 WIB

Akuntansi Keuangan, Manajemen, atau Perpajakan: Mana yang Cocok untuk Anda?

Akuntansi Keuangan, Manajemen, atau Perpajakan: Mana yang Cocok untuk Anda?

Your Say | Sabtu, 27 Desember 2025 | 15:05 WIB

Asosiasi Ini Soroti Peran Akuntan dalam Pelaporan Keberlanjutan dan Transparansi ESG

Asosiasi Ini Soroti Peran Akuntan dalam Pelaporan Keberlanjutan dan Transparansi ESG

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 10:03 WIB

Hasil Riset: 52 Persen Akuntan Muda Ingin Jadi Pengusaha

Hasil Riset: 52 Persen Akuntan Muda Ingin Jadi Pengusaha

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 17:45 WIB

Benarkah Kuliah Jurusan Akuntansi Harus Pintar Matematika?

Benarkah Kuliah Jurusan Akuntansi Harus Pintar Matematika?

Your Say | Senin, 01 Desember 2025 | 14:35 WIB

Kupas Tuntas Jurusan Akuntansi: Prospek, Karier, dan Gaji di Era Modern

Kupas Tuntas Jurusan Akuntansi: Prospek, Karier, dan Gaji di Era Modern

Your Say | Minggu, 30 November 2025 | 12:39 WIB

Magang PAM JAYA 2025 Dibuka, Peluang Emas Fresh Graduate dan Kisaran Gajinya

Magang PAM JAYA 2025 Dibuka, Peluang Emas Fresh Graduate dan Kisaran Gajinya

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 16:23 WIB

Terkini

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Tembus Rp1.270 Triliun, Transaksi Agen BRILink Perkuat Dominasi BRI

Tembus Rp1.270 Triliun, Transaksi Agen BRILink Perkuat Dominasi BRI

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Galaxy Watch9 Dipakai Keliling Bekasi, Suara di Atas Ojol Tembus 103 dB

Galaxy Watch9 Dipakai Keliling Bekasi, Suara di Atas Ojol Tembus 103 dB

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:43 WIB

Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis

Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Suahasil Mau Ubah Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Warga

Suahasil Mau Ubah Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Warga

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Karhutla Indonesia, Prabowo Usulkan Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan

Karhutla Indonesia, Prabowo Usulkan Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:14 WIB

×