Cemari Lautan, Jaringan Hotel Ini Setop Pakai Sedotan Plastik

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Rabu, 03 Januari 2018 | 13:18 WIB
Cemari Lautan, Jaringan Hotel Ini Setop Pakai Sedotan Plastik
Anantara dan AVANI Hotels & Resorts menggunakan sedotan yang terbuat dari bambu untuk mengurangi pencemaran. (Foto: Minorhotels)

Suara.com - Plastik memang memiliki dampak negatif lingkungan tak terbantahkan. Secara global, 300 juta ton plastik diproduksi setiap tahun dan sekitar 8,8 juta ton akan dibuang ke lautan.

Melihat hal ini, sedotan plastik sekali pakai yang tampaknya tidak berbahaya sebenarnya adalah benda yang termasuk paling banyak mencemari lautan dan mereka tak akan membusuk hingga 500 tahun.

Jumlah sedotan plastik yang digunakan setiap hari memiliki jumlah yang sangat besar. Bahkan menurut National Park Service orang Amerika Serikat menggunakan 500 juta sedotan plastik setiap hari.

Dampak besar akan kerusakan lingkungan inilah, yang membuat Anantara dan AVANI Hotels & Resorts merasa perlu meluncurkan sebuah gerakan nyata, dengan mengakhiri penggunaan sedotan minum plastik di semua hotel dan resort mereka di Asia mulai 1 Januari 2018.

Nantinya, keputusan ini juga akan diperluas di berbagai properti lain yang ada di Australasia, Eropa dan Timur Tengah pada akhir tahun tahun.

Bukan cuma mengakhiri penggunaan sedotan plastik, berbagai aksi lain juga dilakukan oleh merek hotel dan reaort bintang lima ini dalam komitmennya menjaga lingkungan. Di daerah pegunungan yang tenang Thailand Utara misalnya, Anantara Golden Triangle Elephant Camp & Resort bekerja sama dengan seniman lokal, Khamchan Yano, bersama-sama menjaga bambu liar yang tumbuh cepat, asli di sekitarnya.

Bersama mereka menyempurnakan cara untuk mempertahankan kebun bambu yang kuat di sekitar properti tersebut. Tak hanya itu, mereka juga memastikan beberapa olahan bambu menjadi higienis agar dapat digunakan kembali.

Sedangkan di Sri Lanka, tepatnya di Anantara Peace Haven Tangalle, pihak hotel telah menambahkan sebidang bambu untuk Taman Organik yang bermanfaat bagi penduduk desa setempat. Tunas bambu akan tumbuh disamping teh hitam, lada, kayu manis, cengkeh dan padi. Ini menjadi sebuah langkah lain dalam perjalanan penduduk tempat menjadi mandiri sepenuhnya.

Para tamu Anantara dan AVANI Hotel & Resorts kini semakin sadar akan hal tersebut dan mulai terjadi pergeseran permintaan untuk pilihan perjalanan yang berkelanjutan. Ini berarti bahwa keputusan untuk mengakhiri penggunaan sedotan plastik itu alami.

Ini juga merupakan langkah yang besar dalam mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih luas dan berkontribusi sangat besar untuk melindungi lingkungan dan habitat alami yang terancam punah.

Baik Anantara maupun AVANI berharap bisa menginspirasi lebih banyak lagi perhotelan untuk mengikuti gerakan ini dan mendorong para tamunya untuk bersama menolak sedotan plastik di kehidupan mereka sehari hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Gugat PTTEP Atas Pencemaran Laut Montara

Pemerintah Gugat PTTEP Atas Pencemaran Laut Montara

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 14:02 WIB

Lawan Pencemaran Laut Indonesia di Festival Laut 2016

Lawan Pencemaran Laut Indonesia di Festival Laut 2016

Lifestyle | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 19:16 WIB

Awas Ada Ikan Berpenyakit Tumor

Awas Ada Ikan Berpenyakit Tumor

News | Selasa, 21 April 2015 | 06:02 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×