Bukti Pancasila Melekat di Denyut Nadi Masyarakat Sumba Barat

Iwan Supriyatna

Senin, 13 Agustus 2018 | 14:03 WIB
Bukti Pancasila Melekat di Denyut Nadi Masyarakat Sumba Barat
Foto dari kiri : Ruth (Pokja Toleransi) Putri (Sekretaris Anggota Wantimpres) & Ranti Kartakusuma (Anggota tim Kajian Pancasila) berfoto dengan Mama Niga penduduk Kampung Tarung.

Suara.com - Tim kajian Dewan Pertimbangan Presiden yang dipimpin Julie Trisnadewani, mengadakan dialog dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, para pimpinan dinas, badan dan kantor Pemerintah Kabupaten Sumba Barat di aula kantor bupati Sumba Barat.

Menurut Sekretaris Anggota Watimpres yang juga adalah Penanggung Jawab Tim Kajian, Julie Trisnadewani, kehadirannya ke Kabupaten Sumba Barat untuk melakukan kajian bersama tentang nilai-nilai kearifan lokal sebagai nilai leluhur, akar dari Pancasila yang harus dijunjung tinggi dan dipertahankan.

Karena itu, dialog bersama segenap elemen bangsa ini penting dilakukan untuk mendapatkan masukan-masukan berharga yang seterusnya dikaji tim Watimpres tentang bagaimana menjaga, melestarikan nilai luhur bangsa yang berasal dari nilai budaya masyakat Indonesia termasuk Sumba.

"Saya terkesan ternyata habitus Pancasila telah melekat dalam denyut nadi masyarakat Sumba Barat, tanpa banyak teori dan retorika," kata Julie.

Sementara itu Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, mengapresiasi pemerintah pusat memilih Sumba Barat dari sekian banyak kabupaten di Indonesia untuk melakukan kajian nilai leluhur budaya setempat menjadi pemersatu daerah dan bangsa.

Dalam kesempatan itu, wakil bupati Marthen Ngailu Toni, mengatakan, Sumba memiliki kekayaan alam luar biasa, budaya yang unik dan kehidupan keberagamanan yang harmonis sehingga daerahnya tetap aman dan damai.

Turut hadir dalam rombongan Tim Kajian, Nia Syarifuddin dari BPIP, Ranti Kartakusuma anggota Tim, Kabiro Polhukam Wantimpres M.Faried, Andhi Ilham Kasubag Polhukam Wantimpres dan Ruth tim dari Pokja Toleransi.

Selain berdiskusi dengan Wakil Bupati dan tokoh masyarakat, rombongan juga berkunjung ke desa adat untuk mempelajari kearifan lokal setempat, sebagai contoh nilai-nilai Pancasila yang sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dapat Dukungan Baru, Jokowi Tes Relawan Samawi Hafalan Pancasila

Dapat Dukungan Baru, Jokowi Tes Relawan Samawi Hafalan Pancasila

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 08:14 WIB

Diduga Tolak Pancasila, 2 Dosen UGM Diskors

Diduga Tolak Pancasila, 2 Dosen UGM Diskors

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 21:08 WIB

Politisi Golkar Curiga Yudi Latif Mundur karena Anggaran BPIP

Politisi Golkar Curiga Yudi Latif Mundur karena Anggaran BPIP

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 18:14 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×