BMP Goyang Dayung Jokowi, Setelah Belanja di Pasar Pondok Labu

Fabiola Febrinastri

Minggu, 09 September 2018 | 18:35 WIB
BMP Goyang Dayung Jokowi, Setelah Belanja di Pasar Pondok Labu
Bunda Merah Putih (BMP) membelanjakan uang Rp 100 ribu ke Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018) pagi. (Dok: BMP)

Suara.com - Dengan uang Rp 100 ribu, kira-kira apa saja yang bisa dibelanjakan para ibu?

Menguatnya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah, tidak lantas berdampak serius terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Harga bahan pokok di pasar tradisional ternyata masih stabil.

Harga sembako seperti beras, minyak goreng, gula pasir, garam, telur dan daging tidak naik. Beberapa bahkan mengalami penurunan harga.

Hal tersebut dibuktikan Bunda Merah Putih (BMP) saat membelanjakan uang Rp 100 ribu ke Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018) pagi.

"Dengan uang Rp 100 ribu, bunda sudah bisa mendapatkan beras, minyak goreng, ayam atau daging atau ikan, sayur, bumbu-bumbu dapur, tahu, tempe dan telur, bahkan masih ada kembalinya. Kami sangat bersyukur, sebab ini membuktikan bahwa ekonomi kita masih baik," ujar Ketua Umum BMP, Angela Brigita, Jakarta, Minggu (9/9/2018).

Belanja di pasar dengan Rp 100 ribu merupakan  upaya BMP dalam menepis kritik soal pelemahan rupiah yang disampaikan calon wakil presiden, Sandiaga Uno. Menurutnya, Rp 100 ribu kini hanya bisa dipakai untuk beli bawang dan cabai, yang pernyataannya tersebut sempat  viral di sejumlah media sosial.

BMP kemudian berusaha membuktikan ucapan Sandiaga dengan berbelanja di pasar tradisional, dengan uang Rp100 ribu.

Bunda Merah Putih (BMP) membelanjakan uang Rp 100 ribu ke Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018) pagi. (Dok: BMP)
Bunda Merah Putih (BMP) membelanjakan uang Rp 100 ribu ke Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018) pagi. (Dok: BMP)

"Harga cabai sudah kami buktikan, per kg Rp 40 ribu, daun bawang untuk konsumsi dua minggu hanya Rp 20 ribu, total Rp 60 ribu. Ini semua lebih dari cukup untuk konsumsi rumah tangga beberapa minggu. Kalau Rp 100 ribu dimanfaatkan hanya untuk membeli cabai dan daun bawang, saya curiga mungkin pembelinya sedang buka restauran," terang Pembina BMP, Triana Dewi Seroja.

"Tidak semua masyarakat menggeluh. Banyak yang tetap positif dan optimistis, serta terus berusaha dan bekerja nyata tanpa membesar-besarkan masalah dan cenderungan hoaks," sambungnya.

baca juga

Setelah berbelanja di pasar, BMP mengajak masyarakat ikut bergoyang Senam Sehat "Goyang Dayung Jokowi". Sebelumnya, mereka sempat bicara banyak dengan para pedagang, pembeli, hingga juru parkir di Pasar Pondok Labu.

Senam yang digagas para ibu BMP ini diyakini mampu memperbaiki fungsi eksekutif otak sebagai salah satu fungsi kognisi tertinggi manusia. Membiasakan olahraga memang tidak mudah, apalagi mayoritas masyarakat memiliki kegiatan serta kesibukan yang padat.

Namun demikian, banyak penelitian mengungkapakan bahwa olahraga yang teratur terbukti bermanfaat bagi tubuh, karena dapat memperlancar sistem peredaran darah, menghalau perkembangan virus penginfeksi penyakit, hingga menurunkan risiko terkena obesitas.

Menurut BMP, Senam Sehat "Goyang Dayung Jokowi" bisa dilakukan dengan intensitas lebih ringan, namun konsisten. Hal ini dilakukan dalam menjaga kebugaran dan menghalau penyakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×