Sejarah Budaya Kuliner Jepang dalam Hidangan Nippon Cuisine

Silfa Humairah Utami

Rabu, 07 Agustus 2019 | 06:30 WIB
Sejarah Budaya Kuliner Jepang dalam Hidangan Nippon Cuisine
Hoshinoya Tokyo akan menyediakan hidangan spesial “Nippon Cuisine A Journey Through Time”. (Dok Hoshinoya Tokyo)

Suara.com - Sejarah Budaya Kuliner Jepang dalam Hidangan Nippon Cuisine.

Hoshino Resorts di Tokyo akan menyediakan hidangan spesial “Nippon
Cuisine  A Journey Through Time” pada 1 hingga 31 Oktober 2019 mendatang.

Sesuai dengan namanya, menu ini bertemakan perjalanan budaya makanan Jepang dari waktu ke waktu. Hoshino Resorts ingin mengangkat kembali nilai-nilai pada bahan makanan dengan menyampaikan daya tarik budaya makanan Jepang melalui menu yang terinspirasi dari sejarah.

Nippon Cuisine adalah hidangan lengkap yang menggabungkan bahan-bahan yang diperoleh dari kekayaan alam Jepang dengan teknik kuliner Prancis.

Ikan panggang dengan teknik memanggangdi dalam tanah liat, sajian spesial di Hoshinoya Tokyo. (Hoshinoya Tokyo)
Ikan panggang dengan teknik memanggang di dalam tanah liat, sajian spesial di Hoshinoya Tokyo. (Hoshinoya Tokyo)

Berfokus pada bahan dasar ikan, tulang punggung budaya makanan Jepang, hidangan ini tersedia di ruang makan lantai B1. Mulai dari jenis ikan yang jarang terpakai dalam masakan Prancis hingga bagian-bagian yang sering dibuang pun diolah menjadi hidangan "Nippon Cuisine".

Ketika memikirkan bahan-bahan yang akan digunakan dalam "Nippon Cuisine", Executive Chef Noriyuki Hamada mengemukakan konsep masakan berpusat pada ikan dan sayuran, bahan alami Jepang seperti yang tertulis dalam press release yang dikirimkan pada Suara.com

Masakan ini terinspirasi oleh bahan-bahan dan metode kuliner yang digunakan di setiap era, dan Hamada berharap dapat menyampaikan sejarah dan keunikan budaya makanan Jepang serta memberikan dorongan kepada para tamu untuk mengingat kembali nilai-nilai penting dalam makanan Jepang.
 Tiga elemen dalam hidangan “Nippon Cuisine”

1. Menelusuri sejarah budaya makanan Jepang

Menu spesial musim gugur yang mengikuti perubahan budaya makanan Jepang dengan setiap hidangan akan ditawarkan. Mulai dari zaman prasejarah, berbagai makanan muncul di Jepang seiring perjalanan waktu. Bermula dari masakan yang berpusat pada nasi, ikan, dan alat tembikar, hingga terjadinya westernisasi di zaman modern.

baca juga

Dari hidangan pembuka hingga hidangan penutup, menu ini disusun
oleh koki Hamada, menggunakan bahan dan teknik unik untuk setiap era dari masa lalu hingga masa sekarang, seperti "Ammonite fossil-style conch", masakan keong berbentuk fosil Ammonoid yang mencerminkan zaman Paleolitik, dan "Clay-styled splendid afonsino", ikan panggang yang terinspirasi oleh teknik memanggang di dalam tanah liat dari zaman Yayoi.

2. Penghubung dan penerus ke generasi mendatang

Di pasar Tokyo, di mana barang-barang kelas atas dikumpulkan dari seluruh dunia, ikan kelas tinggi yang langka dijual dengan harga tinggi, sementara ikan kecil dianggap tidak berharga bahkan ada yang sampai dibuang. Ratusan jenissayuran yang unik di Jepang menghilang setiap tahunnya karena masalah
spesies dan kurangnya penerus kebun.

Melalui pekerjaanya sebagai koki, Hamada menemukan begitu banyaknya bahan makanan dan ia sadar bahwa pentingnya menemukan nilai baru dalam hal-hal yang tampaknya “tidak berharga” agar dapat dilestarikan untuk generasi mendatang. Dengan menyediakan bahan-bahan Jepang yang dipilih oleh Hamada sendiri, Hoshino Resorts ingin memperkenalkan bahan makanan yang belum diketahui masyarakat ke seluruh dunia.

3. Ruang makan dan peralatan makan

Ruang makan di lantai B1 Hoshinoya Tokyo memiliki desain dinding yang mengesankan, mengingatkan pada struktur lapisan bumi. Hidangan ini tersedia maksimal untuk tiga kelompok yang terdiri dari enam tamu setiap hari. Tidak hanya hidangannya, tetapi peralatan makannya pun terinspirasi dari masing-masing era juga, sehingga para tamu akan merasakan pengalaman kuliner dari masa lampau hingga sekarang.

Jangan lewatkan menelisik sejarah budaya kuliner Jepang dalam hidangan Nippon Cuisine jika kamu sedang berada di Hoshino Resorts di Tokyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memprihatinkan, Bangunan Cagar Budaya di Indramayu Jadi Penutup Septic Tank

Memprihatinkan, Bangunan Cagar Budaya di Indramayu Jadi Penutup Septic Tank

Jabar | Kamis, 01 Agustus 2019 | 22:08 WIB

Teatrikal Musikal Angkat Isu Anak Muda dan Budaya, Catat Tanggal Mainnya

Teatrikal Musikal Angkat Isu Anak Muda dan Budaya, Catat Tanggal Mainnya

Lifestyle | Rabu, 31 Juli 2019 | 15:24 WIB

Turis Kecewa, Kuil di Myanmar Ini Tak Lagi Boleh Dipanjat

Turis Kecewa, Kuil di Myanmar Ini Tak Lagi Boleh Dipanjat

Lifestyle | Jum'at, 26 Juli 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×