Jakarta Dance Meet Up Jadi Wadah untuk Komunitas Tari Jakarta

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:44 WIB
Jakarta Dance Meet Up Jadi Wadah untuk Komunitas Tari Jakarta
Jakarta Dance Meet Up. (Dok : Media Partner)

Suara.com - Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta kembali menggelar acara Jakarta Dance Meet Up (JDMU), pada 23 - 25 Agustus 2019, pukul 15.30 - 22.00 WIB, di Gedung Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.

Durasi JDMU tahun ini lebih lama dari tahun sebelumnya, yaitu berlangsung 3 malam, dan menghadirkan lebih banyak komunitas tari. Sebanyak 16 grup atau komunitas akan tampil di sini.

JDMU kali ini juga multievents, terdapat banyak agenda lain. Selain menggelar pertunjukan tari, tahun ini juga menghadirkan Pameran Foto dan Sesi Diskusi. Satu hal yang sama, JDMU tetap terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

Jakarta Dance Meet Up tahun ini menampilkan DMP Project, Bahasa Dance Project, Ballet Sumber Cipta/ Kreativitat Dance - Indonesia, Mudamove, KIG Dance Community UPI Bandung, Jakarta Dance Art Education ‘17, Lentera Fannani Dance, UKM Unit Seni Budaya Trisakti, Indonesia Dance Company, Noken Lab, Swargaloka, Bidar Dance Community, Citra Istana Budaya, Last Team, EKI On Call, dan Daun Gatal.

Jakarta Dance Meet Up. (Dok : Media Partner)
Jakarta Dance Meet Up. (Dok : Media Partner)

Pameran foto menyajikan sejumlah karya foto dokumentasi milik DKJ dalam merekam JDMU sejak pertama kali diselenggarakan, pada 2017. Pameran yang dikuratori Firman Ichsan ini bertempat di Lobby Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzkui (GBB-TIM).

Sedangkan sesi diskusi diselenggarakan tiap hari, pada pukul 15.30 WIB. Pada hari pertama, diskusi menggelar tema “Komunitas Tari sebagai Sekolah Alternatif” dengan pembicara Rury Nostalgia dan Aiko Senosoenoto.

Hari kedua, diskusi “Fotografi Tari” dengan pembicara Firman Ichsan dan Rusdy Rukmarata. Kemudian di hari terakhir, diskusi dengan tema “Perempuan, Seni dan Kodrat” dengan narasumber Amna Kusumo, Ajeng Soelaeman, dan Alisa Soelaeman.

Selain itu, dalam JDMU kali ini juga diluncurkan buku UNBOXING TARI yang merangkum dan mencatat program Komite Tari DKJ sebelumnya yang membahas secara khusus tentang Makna Politis dari Ruang dan Makna Politis dari Tubuh. Dari 3 Hari pertunjukan, penonton senantiasa antusias hingga lebih dari 2500 penonnton ikut menyaksikan JDMU selama pergelaran ini betlangsung

"Tingginya animo penonton bisa jadi alat ukur keberhasilan. Belum lagi interaksi dan jaringan yang terbentuk dengan sendirinya selama JDMU berlangsung, " kata Yola, anggota DKJ Komite Tari.

baca juga

"Pertunjukan ini sangat beragam, dari yang tradisi, modern, balet atau kontemporer, semua Ada. Hal ini baik buat pertumbuhan komunitas ke depan " kata salah seorang penonton.

Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) merupakan sebuah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat seniman, dan telah dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin pada 7 Juni 1968. DKJ mempunyai enam bidang komite, yaitu Seni Rupa, Film, Sastra, Teater, Musik, dan Tari. Tujuan dari DKJ adalah sebagai mitra kerja gubernur untuk merumuskan kebijakan, serta merencanakan berbagai program guna mendukung kegiatan dan pengembangan kehidupan kesenian di wilayah Jakarta.

Adapun peran Komite Tari DKJ adalah memfasilitasi dan merangkul komunitas tari di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Ubah Gedung di Jakarta jadi Taman, Anies: Sebagian Dikomersilkan

Mau Ubah Gedung di Jakarta jadi Taman, Anies: Sebagian Dikomersilkan

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:30 WIB

Ditarget Selesai 2020, Pemprov DKI akan Bangun 15 JPO Futuristik

Ditarget Selesai 2020, Pemprov DKI akan Bangun 15 JPO Futuristik

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:39 WIB

Pin Emas DPRD DKI Mulai Dibagikan, PSI Dicarikan Bahan Kuningan

Pin Emas DPRD DKI Mulai Dibagikan, PSI Dicarikan Bahan Kuningan

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 06:30 WIB

Ribut-ribut Pin Emas DPRD, PSI: Taufik Gerindra Sayang Kami

Ribut-ribut Pin Emas DPRD, PSI: Taufik Gerindra Sayang Kami

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:58 WIB

Dinas Bina Marga DKI Akan Desain Trotoar untuk PKL Berjualan

Dinas Bina Marga DKI Akan Desain Trotoar untuk PKL Berjualan

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:20 WIB

Tolak Pin Emas DPRD, PSI Minta Dibelikan Pin Kuningan di Pasar Senen

Tolak Pin Emas DPRD, PSI Minta Dibelikan Pin Kuningan di Pasar Senen

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 12:33 WIB

Terkini

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:04 WIB

Bukan MBG, Ratusan Orang di Bandung Diduga Keracunan Makanan Ini, Polisi Turun Tangan

Bukan MBG, Ratusan Orang di Bandung Diduga Keracunan Makanan Ini, Polisi Turun Tangan

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:04 WIB

Aturan Baru Ojol Resmi Terbit, Tarif hingga Kurir dan Pesan Antar Kini Diatur

Aturan Baru Ojol Resmi Terbit, Tarif hingga Kurir dan Pesan Antar Kini Diatur

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Bazar UMKM BRILiaN BRI Pacu Transaksi Digital QRIS di Sulawesi Utara

Bazar UMKM BRILiaN BRI Pacu Transaksi Digital QRIS di Sulawesi Utara

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:57 WIB

MK Tak Berwenang Copot Gibran sebagai Wapres, Apakah Badai Politik Putra Jokowi Berakhir?

MK Tak Berwenang Copot Gibran sebagai Wapres, Apakah Badai Politik Putra Jokowi Berakhir?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:35 WIB

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:27 WIB

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:25 WIB

×