Semua Anak Bisa Jadi Hebat, Digitalisasi Sekolah Hadir di Papua

Vania Rossa

Rabu, 16 Oktober 2019 | 18:05 WIB
Semua Anak Bisa Jadi Hebat, Digitalisasi Sekolah Hadir di Papua
Kemendikbud Hadirkan Digitalisasi Sekolah di Papua. (Biro Komunikasi Kemendikbud)

Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus berupaya melakukan pemerataan pendidikan yang berkualitas di tanah air. Seiring dengan perkembangan teknologi, Kemendikbud menghadirkan program digitalisasi sekolah di Provinsi Papua. Program digitalisasi sekolah di Papua di mulai di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Dalam kunjungan kerjanya di Wamena, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy secara simbolis memberikan bantuan berupa komputer tablet dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk memudahkan guru dan siswa mengakses berbagai sumber belajar digital.

"Saya ingin, Kabupaten Jayawijaya, khususnya kota Wamena, menjadi ujicoba program digitalisasi sekolah. Oleh karena itu, tadi secara simbolik telah diserahkan gadget kepada kepala-kepala sekolah. Selain gadget, nanti ada PC server, internet, dan infokus," disampaikan Mendikbud Muhadjir Effendy di SMPN 2 Wamena, pada Selasa (15/10/2019).

"Gadget ini diberikan kepada sekolah untuk dipakai oleh siswa tetapi tidak boleh dibawa pulang, hanya dipakai selama waktu belajar di sekolah," imbuhnya.

Melalui digitalisasi sekolah, Mendikbud berharap, tahun depan para peserta didik bisa memanfaatkan platform yang disediakan Kemendikbud yaitu portal rumah belajar sebagai sumber belajarnya. "Di Kemendikbud ada portal namanya rumah belajar. Di situ bahan-bahan pelajaran semua sudah lengkap. Anak-anak dibimbing oleh guru bagaimana cara mendapatkan bahan pelajaran itu. Jadi tidak semuanya dari buku, sebagian besar pelajaran didapatkan dari portal yang disediakan Kemendikbud," ujar Mendikbud.

Dengan program digitalisasi sekolah, Mendikbud menerangkan peserta didik di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) bisa bersaing dengan peserta didik di daerah maju.

"Nanti kemampuan siswa-siswa yang ada di Wamena, tidak akan kalah dengan siswa-siswa yang ada di Jakarta. Kenapa? Karena bahan dan sumber pelajarannya sama dengan siswa yang ada di Jakarta. Tinggal gurunya harus hebat yang ada di sini, agar anak-anak yang ada di sini lebih hebat dari yang ada di Jakarta," terang Mendikbud.

Selanjutnya Mendikbud mengimbau guru-guru di daerah 3T segera mengikuti pelatihan tentang penggunaan portal rumah belajar. "Nanti akan kita kirim instruktur untuk melatih guru-guru di sini. Bagaimana cara belajar menggunakan gadget itu. Mudah-mudahan dengan begitu, kita akan terus mendukung siswa-siswa di sini," ujarnya.

Program digitalisasi sekolah dilaksanakan oleh Kemendikbud terutama pada sekolah-sekolah yang berada di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi. Serta kepada sekolah-sekolah yang memiliki kinerja baik melalui BOS Kinerja.

baca juga

Di Kota Wamena, Mendikbud menyerahkan 100 unit komputer tablet kepada Sekolah Menengah Atas (SMA), 100 unit untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan 20 unit untuk Sekolah Dasar (SD).

"Ingat, kamu semua punya peluang yang sama dengan anak-anak di luar Papua, semuanya bisa menjadi hebat, dari Wamena pun bisa menjadi orang sukses. Jadi jangan segan-segan dan ragu-ragu untuk belajar sungguh-sungguh," pesan Mendikbud.

Peluncuran program digitalisasi sekolah telah dilaksanakan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau pada pertengahan bulan September lalu. Program digitalisasi sekolah ini sejalan dengan program Presiden RI Joko Widodo untuk melakukan pemerataan akses, khususnya berbasis TIK untuk mengurangi kesenjangan di bidang pendidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Teliti soal SD Inpres, Ekonom AS Raih Nobel

Gara-gara Teliti soal SD Inpres, Ekonom AS Raih Nobel

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 04:00 WIB

DPR Terus Dorong Revitalisasi Pendidikan Vokasi

DPR Terus Dorong Revitalisasi Pendidikan Vokasi

DPR | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 13:30 WIB

Digitalisasi Sekolah di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal

Digitalisasi Sekolah di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal

Health | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 13:46 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×