Gara-gara Teliti soal SD Inpres, Ekonom AS Raih Nobel

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi
Gara-gara Teliti soal SD Inpres, Ekonom AS Raih Nobel
Tiga peraih Nobel Ekonomi 2019 diumumkan Senin (14/10/2019). [Nobelprize.org]

Dengan raihan ini, Duflo merupakan wanita dan termuda yang meraih penghargaan nobel ini. Banyak yang penelitian yang dihasilkan oleh ketiga ekonom tersebut.

Suara.com - Siapa sangka kondisi perekonomian Indonesia membuat ekonom meraih penghargaan nobel. Hal itulah yang terjadi pada ekonom asal Amerika Serikat (AS) yang meraih penghargaan nobel karena kondisi perekonomian Indonesia.

Seperti dilansir MIT News, Ekonom MIT Esther Duflo dan Abhijit Benerjee serta ekonom Harvard Michael Kremer meraih hadiah 2019 Sveriges Riksbank dalam Ilmu Ekonomi dalam Memori Alfred Nobel.

Penghargaan tersebut diraih ketiganya karena melakukan penelitian dan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan di seluruh dunia.

"Kami sangat senang dan rendah hati," kata Duflo.

"Kami merasa sangat beruntung melihat pekerjaan seperti ini diakui."

Dengan raihan ini, Duflo merupakan wanita dan termuda yang meraih penghargaan nobel ini. Banyak yang penelitian yang dihasilkan oleh ketiga ekonom tersebut.

Tapi terdapat ekonom yang meneliti terkait pendidikan di Indonesia. Ekonom itu yaitu yang meneliti tentang SD Inpres pada tahun 2000 silam.

Penelitian itu berjudul; schooling and labor market consequences of school construction in Indonesia: evidence from an unusual policy experiment (konsekuensi sekolah dan pasar tenaga kerja dari pembangunan sekolah di Indonesia: bukti dari eksperimen kebijakan yang tidak biasa).

Dalam penelitian itu membuktikan kebijakan SD Inpres membuat penghasilan masyarakat ikut terdampak naik.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS