Iskandar Widjaja Tampil Memukau di Konser 1001 Lights

Ferry Noviandi

Minggu, 17 November 2019 | 22:52 WIB
Iskandar Widjaja Tampil Memukau di Konser 1001 Lights
Iskandar Widjaja saat konser di Jakarta, 15 November 2019. [Instagram]

Suara.com - Pemain biola internasional keturunan Indonesia, Iskandar Widjaja sukses menggelar konser di Indonesia pada 15 November lalu di Soehanna Hall, Jakaerta. Dalam konser bertajuk "Heritaget Concert Series: 1001 Lights" itu, Iskandar menyuguhkan nuansa Timur Tengah.

Nuansa Timur Tengah sepertinya sengaja diusung Iskandar Widjaja karena ia memang keturunan Arab, selain juga ada darah China dan Belanda. Penampilannya begitu apik juga karena didukung oleh pianis Christine Utomo.

Pemain biola Iskandar Widjaja dan pianis Christine Utomo. [Instagram]
Pemain biola Iskandar Widjaja dan pianis Christine Utomo. [Instagram]

Iskandar Widjaja merupakan salah satu musisi muda yang namanya tengah bersinar di panggung musik klasik internasional. Dia mengalirkan darah seni dari kakeknya Udin Widjaja, seorang musisi ternama di era Presiden RI Soekarno.

Iskandar Widjaja sudah meraih sederet prestasi seperti medali emas di 1st International Hindenmith Violin Competition serta Best Bach dan Best Beetoven Sonata di 21st Concorso Violinistico Internazionale Andrea Postacchini.

Prestasinya yang gemilang telah mengantarkan Iskandar Widjaja ke panggung pertunjukan di seluruh dunia. Sebelum tampil di Jakarta, ia baru saja menggelar konser bersama Fazil Say di Bohemian National Hall New York, Amerika Serikat awal November ini. Bulan sebelumnya, Iskandar telah lebih dulu menyajikan “Bach and Zen” di Soho House Berlin, Jerman.

Pemain biola Iskandar Widjaja dan pianis Christine Utomo (tengah). [dokumentasi pribadi]
Pemain biola Iskandar Widjaja dan pianis Christine Utomo (tengah). [dokumentasi pribadi]

Di Soehanna Hall, Iskandar Widjaja memulai pertunjukan dengan mengajak penonton berkonsentrasi lewat meditation ceremony. Selanjutnya audiens disuguhi permainan biola dan piano yang mengagumkan selama sekitar dua jam.

Iskandar Widjaja dan Christine Utomo menyajikan mahakarya dari beberapa komponis dunia. Pada tiga lagu terakhir, Iskandar juga menggunakan aransemen sendiri dalam lagu tersebut.

Konser ini sendiri merupakan adaptasi dari album terbaru Iskandar Widjaja berjudul "1001 Nights in the Harem". Di album ini, Iskandar menggabungkan budaya Timur Tengah dengan budaya Barat. Ia seperti bertutur tentang kisah-kisah kuno dari negara-negara Timur Tengah seperti Arab, Yunani, India, Israel, Persia dan Turki yang terangkum dalam kisah 1001 Nights.

"Konser 1001 Lights pada dasarnya adalah esensi dan bagian dari musik yang saya mainkan. Saya memiliki latar belakang etnis campuran dengan pengaruh budaya Arab oriental dan ketika mengekspresikannya dalam bermusik saya merasa seperti di rumah sendiri," kata Iskandar, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.

baca juga
Iskandar Widjaja [dokumentasi pribadi]
Iskandar Widjaja [dokumentasi pribadi]

Pada bagian pertama, Iskandar Widjaja bermain biola solo pada lagu Fuga From Sonata in C major Solo Violin, BWV 1005 (J. S. Bach). Di lagu berikutnya, giliran Christine Utomo menyajikan piano solo dalam Black Earth, Op. 8 (Fazil Say). Selanjutnya Iskandar dan Christine berkolaborasi membawakan Sonata for Violin and Piano, Op.7 (Fazil Say) dan Andantino from 1001 Nights in the Harem, Op. 25 (Fazil Say).

Di bagian kedua, Iskandar dan Christine menyajikan Mercy (Max Richter), November (Max Richter), Entire of Daylight (David Lang), On the Nature of Daylight (Max Richter), Spiegel im Spiegel (Arvo Pärt), Light Moving (David Lang), River Flows in You (Yiruma/Widjaja), Everything I Need (Skylar Grey/Widjaja) dan Arioso (J.S Bach/Widjaja).

Sebagai pianis, Christine Utomo juga telah mengukir nama di kancah internasional. Dia pernah tampil dalam pertunjukan berkelas seperti International Holland Music sessions, Wintergreen Music Festivals, Aspen Music Festivals dan Casalmaggiore Music Festival. Dia pernah berkolaborasi dengan musisi internasional seperti Noorman Widjaja, Przemyslaw Fiugajski, Gabriel Schwabe, Tina Guo, Paul Kwo dan Daron Hagon.

Sedangkan pertunjukannya di "Heritage Concert Series: 1001 Lights" merupakan rancangan dari The Grand Signature Piano sebagai penyelenggara acara. The Grand Signature Piano yang merupakan dealer piano premium merek Fazioli, Bluthner, Estonia dan Irmler. Anak usaha dari Fagetti Group ini rutin menggelar konser musik klasik rata-rata dua kali dalam sebulan. Perusahaan ini juga menjadi penyelenggara kompetisi bertaraf internasional bernama Indonesia International Piano Competition (IIPC).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Cedera Lakukan Pijat Langsung, Begini Cara Musisi Iskandar Widjaja Lakukan Relaksasi Tubuh Untuk Hindari Stres

Takut Cedera Lakukan Pijat Langsung, Begini Cara Musisi Iskandar Widjaja Lakukan Relaksasi Tubuh Untuk Hindari Stres

Lifestyle | Jum'at, 15 Maret 2024 | 12:54 WIB

Mimpi Iskandar Widjaja Pebiola di Jerman: Ingin Menjadi Musisi Beken di Indonesia

Mimpi Iskandar Widjaja Pebiola di Jerman: Ingin Menjadi Musisi Beken di Indonesia

Video | Senin, 14 Agustus 2023 | 07:00 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×