Riris Ghofir Hadirkan Keindahan Musim Gugur di Fashion Rhapsody

Ferry Noviandi
Riris Ghofir Hadirkan Keindahan Musim Gugur di Fashion Rhapsody
Riris Ghofir bersama seorang model yang mengenakan gaun rancangannya. [dokumentasi pribadi]

Fashion Rhapsody sendiri kali ini mengusung tema "Harmoni Bumi".

Suara.com - Riris Ghofir menjadi salah satu desainer yang menampilkan karyanya dalam ajang fashion show Fashion Rhapsody, Jumat (28/2/2020). Riris mengangkat tema keindahan dedaunan di musim gugur.

"Jadi pada musim gugur itu terjadilah momiji atau koyo yaitu proses daun-daun pepohonan berubah warna dari warna hijau menjadi warna hijau tua, oranye,  kuning,  merah, dan kecokelatan. Selain itu pohon-pohon pada musim gugur tersebut juga memiliki karakteristik yang unik,  salah satunya adalah pohon maple," ujar Riris Ghofir sebelum menampilkan karyanya di Tribrata, Jakarta Selatan.

Riris Ghofir bersama 13 model yang mengenakan rancangannya. [dokumentasi pribadi]
Riris Ghofir bersama 13 model yang mengenakan rancangannya. [dokumentasi pribadi]

Dalam fashion show ini, Riris Ghofir menampilkan 13 karyanya. Dari ketiga 13 looks ini didominasi warna-warni musim gugur yang tertuang pada gradasi warna di kain jumputan Palembang yang dijadikan bahan utama dalam karya-karyanya, yang dipadu padankan dengan beberapa bahan berkualitas lainya seperti tile, organza, silk juga dejes.

Pada koleksinya kali ini pun, Riris menambahkan sentuhan-sentuhan klasik dengan kesan dramatis seperti lengan balon, lengan lonceng dan pola seperti A-line juga palazzo.

"Baju-baju kali ini punya keunikan dan karakteristik yang saya ambil dari dedaunan pohon maple yang saya wujudkan dengan aksen ruffle di beberapa bagian, seperti di lengan, dada, badan dan  siluet dress. Lalu juga penambahan layering dan aksen payet serta border untuk membuat penampilan semakin stunning," jelas Riris Ghofir.

Fashion Rhapsody sendiri kali ini mengusung tema "Harmoni Bumi". Untuk mengaplikasikan tema ini, Riris Ghofir menerapkan konsep zero waste.

Riris Ghofir [dokumentasi pribadi]
Riris Ghofir [dokumentasi pribadi]

"Jadi bahan -bahan yang tersisa saya buat menjadi tas yang saya sesuaikan dengan desain kali ini. Selain itu pembuatan produksi yang slow fashion dengan kerajinan manual membuat gaun tersebut sangat nyaman, indah dan awet," tutur Riris Ghofir.

Suksesnya pagelaran hari ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, dan salah satunya adalah kawan-kawan dari PPLIPI (Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia) seperti Devita Rusdy dan Heni Tania, yang turut ambil bagian sebagai muse dalam fashion show Riris Ghofir.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS