Program Mizuiku Promosikan Kesadaran Pentingnya Air Bersih Kepada Anak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 21 Oktober 2020 | 20:44 WIB
Program Mizuiku Promosikan Kesadaran Pentingnya Air Bersih Kepada Anak
Ilustrasi air bersih (shutterstock)

Suara.com - Program kampanye pentingnya air bersih dari dari Suntory Jepang, 'Mizuiku - Aku Cinta Air Bersih' tidak hanya menyasar pada anak-anak murid. Para guru juga mendapat pelatihan untuk meningkatkan kompetensi agar program pendidikan dapat dilaksanakan secara efektif dan berkelanjutan.

Program Mizuiku diikuti secara aktif oleh peserta didik, kepala sekolah, dan guru-guru Sekolah Adiwiyata. Tidak hanya di lokasi pelaksanaan di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Gowa, Banjar, Tangerang dan Sidoarjo, tetapi juga guru Sekolah Adiwiyata dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.

“Sebagai bagian dari program Mizuiku – Aku Cinta Air Bersih untuk mempromosikan kesadaran dan pentingnya air bersih kepada anak-anak, Suntory Garuda Beverage menyadari betapa krusialnya peran para guru sebagai garda depan pendidikan di sekolah. Para guru benar-benar menjadi kunci keberhasilan dan kesinambungan pelaksanaan program Mizuiku," kata Evelyn Indriani, Head of Corporate Relation and Communications, Suntory Garuda Beverage, dalam konferensi virtual, Rabu (21/10/2020).

Evelyn memaparkan, dalam pengajaran terdapat Rancangan Program Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh dua sekolah binaan Mizuiku, SD Tarakanita 2 (Sekolah Adiwiyata Nasional) dan SDN Wijaya Kusuma 05 (Sekolah Adiwiyata Provinsi).

RPP tersebut mengintegrasikan modul-modul ajar Mizuiku ke dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari di sekolah. Salah satu RPP dari SD Tarakanita 2 dengan menjadikan Mizuiku sebagai edukasi resmi bagi Kader Adiwiyata dalam konservasi air, penanaman pohon dan pemeliharaan biopori, serta terintegrasi di mata pelajaran IPA dan IPS terkait pelestarian dan pemanfaatan SDA.

Sedangkan RPP dari Wijaya Kusuma 05 meliputi inovasi air dalam bentuk Panen Air Hujan dan konsep Green House atau cagar air mini sebagai sumber belajar siswa untuk penggunaan ulang dan konservasi air.

"Mizuiku juga menjadi edukasi resmi pemilahan sampah dan operasional Bank Sampah Sekolah," ucapnya.

Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Cicilia Sulastri juga menyampaikan, Upaya Suntory Garuda memberikan pembekalan dan kesempatan kepada guru patut mendapatkan dukungan.

“Kami sangat senang mendengar bahwa beberapa RPP sekolah Adiwiyata telah mengadopsi modul pelajaran Mizuiku menjadi edukasi resmi bagi program konservasi air di sekolah-sekolah masing-masing. Hal ini tidak lepas dari peran para guru-guru sekolah Adiwiyata yang memiliki kompetensi ajar pendidikan lingkungan dan air bersih yang sangat baik, sehingga dapat secara kreatif memperkaya materi-materi pelajaran mereka," paparnya.

Terdapat tiga komponen penting dalam inisiatif Mizuiku tahap kedua tahun 2020 ini, yaitu program untuk murid sekolah dasar, program untuk guru dan program untuk sekolah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kandungan Garam dalam Air Hujan Bisa Merusak Lapisan Cat Mobil?

Kandungan Garam dalam Air Hujan Bisa Merusak Lapisan Cat Mobil?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2020 | 20:00 WIB

Diduga Tercemar Limbah Pabrik, 1 Ton Ikan di Danau Panebong Mati Mendadak

Diduga Tercemar Limbah Pabrik, 1 Ton Ikan di Danau Panebong Mati Mendadak

Banten | Senin, 21 September 2020 | 19:36 WIB

Krisis Air Bersih di Grobogan

Krisis Air Bersih di Grobogan

Foto | Senin, 21 September 2020 | 17:30 WIB

Terkini

Serahkan Bukti ke Polisi, Pengacara Beberkan Kronologi Temuan 340 Ribu Dolar Singapura

Serahkan Bukti ke Polisi, Pengacara Beberkan Kronologi Temuan 340 Ribu Dolar Singapura

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:55 WIB

Kevin Sanjaya Turun Gunung, Cari Bakat Terbaik di Tengah Ribuan Peserta Audisi Umum PB Djarum 2026

Kevin Sanjaya Turun Gunung, Cari Bakat Terbaik di Tengah Ribuan Peserta Audisi Umum PB Djarum 2026

Sport | Rabu, 09 September 2026 | 19:50 WIB

Motor Listrik Honda QC1 Harga 16 Jutaan, Jarak Tempuh 80 Kilometer

Motor Listrik Honda QC1 Harga 16 Jutaan, Jarak Tempuh 80 Kilometer

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 19:44 WIB

Lionel Messi Bakal Jadi Pemilik Klub yang Pernah Dibela Eks Bek Persis Solo

Lionel Messi Bakal Jadi Pemilik Klub yang Pernah Dibela Eks Bek Persis Solo

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 19:43 WIB

Raih Rp1.580 Triliun, BRI Buktikan Dominasi Lewat Pertumbuhan DPK yang Solid

Raih Rp1.580 Triliun, BRI Buktikan Dominasi Lewat Pertumbuhan DPK yang Solid

Bri | Rabu, 09 September 2026 | 19:39 WIB

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dilanjut Kamis, Area Diperluas

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dilanjut Kamis, Area Diperluas

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:37 WIB

9 Rekomendasi Skin Tint Non Comedogenic Aman untuk Kulit Berjerawat

9 Rekomendasi Skin Tint Non Comedogenic Aman untuk Kulit Berjerawat

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 19:35 WIB

Ogah Terjebak Tren Horor Melulu, Gandhi Fernando Garap Film Musikal Anak Iyus Jenius

Ogah Terjebak Tren Horor Melulu, Gandhi Fernando Garap Film Musikal Anak Iyus Jenius

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 19:33 WIB

Soft Life In This Economy: Bisakah Tenang di Tengah Biaya Hidup Meningkat?

Soft Life In This Economy: Bisakah Tenang di Tengah Biaya Hidup Meningkat?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 19:30 WIB

Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?

Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:27 WIB

×