alexametrics

Perempuan Tangguh Jadi Tema Koleksi Nina Nugroho di Ajang ISEF 2020

Ferry Noviandi
Perempuan Tangguh Jadi Tema Koleksi Nina Nugroho di Ajang ISEF 2020
Desainer Nina Nugroho berbagi tips padupadan hijab untuk travelling yang nggak ribet. (Suara.com/Dini Afrianti)

Koleksi Nina Nugroho di ISEF 2020 juga sebagai penghargaan untuk kaum Hawa yang telah begitu tangguh selama pandemi virus corona (Covid-19).

Suara.com - Bisnis fashion menjadi salah satu yang paling merasakan hantaman akibat pandemi virus corona (Covid-19). Meski para pelaku industri fashion ini tak mau menyerah begitu saja dengan kondisi tersebut.

Untuk tetap menjaga semangat dalam berkreativitas, sejumlah desainer yang tergabung dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2O20 menggelar virtual fashion show pada 29 Oktober 2020.

Salah satu desainer yang ikut dalam ajang ini adalah desainer baju muslimah Nina Septian, dengan labelnya yang sudah cukup terkenal, Nina Nugroho. Di ajang ini Nina mengusung konsep Modest Fashion for Professional yang bernuansa klasik nodern.

Konsep ini memadukan gaya desain klasik yang timeless dengan pemilihan warna yang tegas yang tak lekang waktu dan gaya modern yang up to date dan mengikuti kebutuhan dan tuntutan mobilitas dunia modern.

Baca Juga: Modest Fashion ISEF 2020, Indonesia Gaet Pasar Busana Muslim Internasional

Salah satu karya Nina Nugroho di ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2O20.
Salah satu karya Nina Nugroho di ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2O20.

Koleksi yang ditampilkan adalah desain busana kerja yang dibuat dalam versi high end. Disajikan dengan aksesoris nan mewah yang disukai kaum Hawa. Menggambarkan kekuatan wanita dalam sebuah busana. Memancarkan aura kekuatan dan percaya diri seorang perempuan.

Nina Nugroho mengakui, koleksi ini dibuatnya untuk mememberi penghargaan khusus untuk kaum perempuan yang sangat tangguh di tengah pandemi virus corona.

“Selama ini perempuan dikesankan sebagai sosok yang lemah. Padahal sesungguhnya tanpa campur tangan seorang perempuan maka dunia ini tidak akan mampu berjalan sebagaimana mestinya,” kata Nina Nugroho.

“Begitu pun di balik sebuah keluarga yang senantiasa sehat ada perempuan yang mengelolanya. Di masa pandemi yang menghantam dan membatasi seperti sekarang ini, menjadi momen untuk semakin menunjukkan peran dan kemampuan seorang perempuan di tengah keluarga dan masyarakat,” kata Nina menambahkan..

Secara khusus, Nina Nugroho memilih bahan jacquard premium berwarna soft gold, marun dan turquoise dan sifon silk berwarna senada sebagai lining dalam. Bahan jacquard dipadankan dengan tafeta, faux leather dengan detil banyak piping sebagai ciri khas Nina Nugroho dan juga double manset.

Baca Juga: Ini Deretan Desainer yang Usung Kain Tradisional di Panggung ISEF 2020

Aksesoris tambahan yang digunakan dalam kesempatan kali ini adalah renda berwarna keemasan berbahan logam dengan tebaran swarovski berbentuk kancing besar dan kecil bentuk buliran airmata, juga bentuk daun yang disematkan di kant

Komentar